Peralihan Musim, Petani Cabai di Jombang Waspada Serangan Thrips hingga Tungau
- 29 Apr 2026 22:15 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Petani cabai di wilayah Jombang meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan hama thrips dan tungau yang mulai muncul seiring peralihan musim hujan ke kemarau.
Sejumlah petani melaporkan, serangan hama mulai terlihat pada lahan cabai di beberapa sentra produksi seperti Kecamatan Ngoro, Mojowarno, dan Sumobito. Pada beberapa petak lahan, intensitas serangan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang, dengan estimasi awal berkisar 10 hingga 30 persen tanaman terdampak.
Faris, salah satu petani di Kecamatan Ngoro mengatakan, bahwa thrips merupakan hama berukuran sangat kecil yang menyerang tanaman dengan cara mengisap cairan pada bagian daun, pucuk, hingga bunga. Dampaknya terlihat dari perubahan kondisi tanaman yang cukup cepat.
“Gejalanya daun jadi keriting dan warnanya berubah. Kalau dibiarkan, bunga banyak yang rontok, akhirnya tidak jadi buah,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.
Selain thrips, hama tungau juga mulai muncul dengan pola serangan yang hampir serupa, terutama pada daun muda. Kombinasi kedua hama ini mempercepat penurunan kondisi tanaman dan berpotensi menekan hasil panen secara signifikan.
Secara ilmiah, serangan thrips tidak hanya merusak jaringan tanaman, tetapi juga dapat menjadi vektor penyebaran virus tanaman yang memperparah kerusakan. Dalam kondisi tertentu, serangan berat bahkan dapat menyebabkan penurunan hasil panen hingga 30–50 persen.
“Di waktu peralihan musim itu serangan biasanya memang meningkat. Karena kalau mau kemarau hama ini lebih cepat berkembang, dibanding ketika masih hujan,” jelasnya.
Selain faktor cuaca, kondisi lahan yang kurang terjaga, seperti keberadaan gulma dan sisa tanaman, juga menjadi tempat berkembang biak hama. Petani kini mulai melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menekan serangan. Upaya yang dilakukan antara lain penyemprotan rutin, penggunaan pestisida nabati, hingga pembersihan lahan dari gulma.
“Sekarang penyemprotan harus lebih rutin. Selain itu, lahan juga harus bersih supaya hama tidak berkembang,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....