Dampak Pembangunan KDMP Turunkan Pemberian BLT Dana Desa

  • 28 Apr 2026 21:36 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ((BLTDD) di Kabupaten Kediri mengalami penurunan, dampak adanya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Seperti yang terjadi di Desa Bringin, Kecamatan Badas, pada bulan April tahun 2026 hanya dapat diberikan BLTDD kepada empat keluarga, yang sebelumnya berjumlah 15 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Kepala Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Iwan Faisol, Selasa, 28 April 2026 menjelaskan dengan minimnya anggaran, dana desa juga digunakan untuk prioritas lainnya, seperti perbaikan jalan. Penyaringan penerima BLTDD sebesar Rp300.000 kepada empat KPM dikhususkan bagi warga yang memang sangat membutuhkan.

“Untuk BLTDD memang kita mengalami pengurangan, karena prioritas kegiatan banyak juga yang membutuhkan, juga perbaikan infrastruktur jalan. Kita sebelumnya ada 15 KPM dan sekarang empat KPM, kita saring lagi kepada orang-orang yang kesehariannya sulit mencari makan, itu yang kita utamakan,” ucapnya.

Sementara Camat Badas, Kabupaten Kediri, Prasetyo Iswahyudi, mengatakan pengurangan pemberian BLT Dana Desa juga terjadi di delapan desa se-Kecamatan Badas. Penentuan keluarga penerima manfaat BLTDD dikhususkan bagi warga yang benar-benar layak untuk dibantu.

“Terkait dengan pembangunan gerai KDMP yang dibiayai oleh dana desa nantinya, sehingga sebagian dana desa dialihkan untuk menyukseskan pembangunan KDMP maupun operasionalnya. Adanya pengalihan dana desa itu membawa dampak, salah satunya adalah pengurangan penerima BLTDD,” ucapnya.

Ia menambahkan meski terjadi pengurangan penerima BLTDD, namun masih terdapat bantuan sosial lainnya dari pemerintah pusat kepada masyarakat. Seperti bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan non tunai yang berupa beras serta minyak goreng.

Penetapan penerima BLT Dana Desa telah melalui mekanisme musyawarah desa khusus (musdesus) yang dihadiri seluruh stakeholder dan tokoh masyarakat. Serta penganggarannya disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa, sehingga bagi penerima BLTDD sudah terverifikasi mulai dari tingkat RT, tingkat Dusun dengan memilih warga yang paling membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....