Harga Plastik Naik, PKL Kediri Terpaksa Naikkan Harga Jual

  • 27 Apr 2026 20:40 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Kenaikan harga kantong plastik dan kertas minyak berdampak pada Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kediri. Mereka terpaksa menaikkan harga jualan, meski terkadang terdapat komplain dari pelanggan.

Salah satunya disampaikan Mustain, penjual nasi goreng di wilayah Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Senin, 27 April 2026. Adanya kenaikan harga kantong plastik dan kertas minyak dirinya menaikkan harga per porsi nasi goreng yang sebelumnya Rp10.000 menjadi Rp12.000.

"Terpaksa saya menaikkan harga nasi goreng, karena kantong plastik yang sebelumnya harga Rp7.500 sekarang Rp14.000 per pak. Kalau kertas minyak yang sebelumnya Rp24.000 sekarang harganya Rp34.000 per pak," ujarnya.

Ia menambahkan tak jarang pelanggan bertanya kenapa harga nasi goreng menjadi naik per porsinya. Dirinya menjelaskan jika harga jual nasi goreng tidak dinaikkan, maka keuntungan yang didapat sangat menipis, belum lagi bahan pokok lainnya seperti minyak goreng juga mengalami kenaikan.

"Harga minyak goreng kemasan plastik sekarang juga naik, yang sebelumnya Rp.19.000 per liter, sekarang naik menjadi Rp22.000 per liter," ucapnya. Sementara Vania salah satu pelanggan nasi goreng mengatakan adanya kenaikan harga nasi goreng masih terbilang wajar.

"Saya kira semua penjual makanan atau minuman juga merasakan dampak kenaikan bahan plastik dan kemasan lainnya. Kalau harga nasi goreng naik menjadi Rp12.000 ya nggak masalah, karena kita tahu semua barang-barang harganya juga naik," katanya.

Mustain menambahkan meski harga jualan nasi goreng dinaikkan, dirinya juga menambah porsi lebih banyak pada setiap bungkusnya. "Alhamdulillah meski harga saya naikkan, tapi pelanggan tidak berkurang, karena saya yakin mereka juga memahami semua barang harganya pada naik, mungkin ditempat lain malah per porsi diatas Rp12.000," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....