Dishub Kota Kediri Imbau Ojol Patuhi Peraturan Lalu Lintas Demi Keselamatan

  • 27 Apr 2026 17:10 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri mengimbau para ojek online (ojol) mengutamakan keselamatan dengan mematuhi peraturan lalu lintas. Jangan sampai hanya karena permintaan penumpang yang ingin cepat, sehingga melanggar rambu lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Yuswanto, Senin, 27 April 2026 menjelaskan selain mematuhi aturan lalu lintas, ojol juga harus memiliki etika dan profesionalisme pelayanan kepada penumpang. Meskipun tidak setiap hari bertemu dengan pelanggan, pelayanan terbaik harus tetap diutamakan.

“Berilah pelayanan yang terbaik, insyaa Allah nanti feedbacknya (timbal baliknya) dikasih bintang lima dan dikasih tip. Senyum nomor satu, kemudian komunikasi yang baik dengan pelanggan, dan jangan lupa kelengkapan juga dirawat terutama seperti helm,” ujarnya.

Ia menambahkan untukojek online juga harus memiliki kepatuhan terhadap administrasi maupun legalitas dalam berkendara. Dengan selalu membawa STNK kendaraan, SIM, serta memperhatikan kelayakan kondisi kendaraan seperti lampu, rem dan lainnya sebelum beraktivitas.

Sementara Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Kota Kediri, Tri Cahyono menyoroti adanya titik kemacetan terutama diwilayah sekitar sekolah. Sehingga pihaknya berharap terdapat titik pos yang dikhususkan bagi ojol untuk penjemputan anak-anak sekolah.

“Sebenarnya kita menyoroti titik pos di wilayah sekolah yang sering bikin macet, mungkin dari pihak pemerintah bisa bergandengan dengan vendor untuk menentukan titik pos penjemputan anak sekolah. Kalau di Stasiun Kediri juga sudah disediakan oleh Dishub untuk parkir khusus ojol, ada beberapa titik yang rawan di zona merah yang agak susah, ya Terminal Tamanan,” ucapnya.

Arief Cholisudin berharap kepada seluruh ojek online turut menjaga Kota Kediri menjadi daerah yang nyaman untuk dikunjungi, terutama dengan pelayanan ojek onlinenya. Karena ketika pelayanan yang diberikan tidak baik, maka akan berpengaruh terhadap penilaian negatif Kota Kediri.

“Mari kita jaga brsama Kota Kediri dengan memberikan layanan yang terbaik, jangan sampai warga terutama pendatang ketika menggunakan ojek online mereka kecewa,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....