Antusiasme Para 'Kartono' Ramaikan dan Dukung Emansipasi di Hari Kartini
- 22 Apr 2026 08:39 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Antusiasme para 'Kartono' memperingati Hari Kartini 2026
- 'Kartono' dukung perjuangan emansipasi
- Semangat berkolaborasi kaum laki-laki dan perempuan
RRI.CO.ID, Kediri – Antusiasme para ‘Kartono’, sebutan tren masa kini untuk kaum laki-laki yang turut meramaikan Hari Kartini, Selasa, 21 April 2026, selalu mewarnai agenda peringatan setiap tahunnya. Kehadiran jajaran ‘Kartono’ di masa sekarang merupakan bentuk visual dan refleksi dari dukungan penuh terhadap perjuangan emansipasi.
“Di era modern, Kartini dan Kartono adalah mitra yang berjalan bergandengan menuju masa depan terang berkeadilan,” kata Muhammad Reyhan Florean, Guru SMAN 3 Mojokerto, yang berdomisili di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu, 22 April 2026. Menurutnya, istilah ‘Kartono’ merujuk pada hal positif yakni kaum laki-laki yang mendukung kemajuan perempuan Indonesia.
‘Kartono’ merupakan kaum laki-laki berpemikiran modern yang tidak gengsi dan takut manakala melihat perempuan bertumbuh tangguh, berdaya, dan berkarya nyata. Dukungan dan pendampingan justru secara bangga harus diberikan oleh laki-laki terhadap pasangan, saudara, sahabat, hingga rekan sejawat perempuan mereka.
Sosok yang patut dijadikan teladan oleh para ‘Kartono’ muda saat ini adalah Raden Mas Panji Sosrokartono, kakak R.A. Kartini, yang berwawasan luas, cerdas, dan berpandangan maju. Ia merupakan laki-laki panutan yang tidak pernah segan untuk mendukung penuh emansipasi perempuan, menginspirasi, dan mengedukasi.
Secara tidak langsung, Hari Kartini yang diperingati setiap tahun merupakan momen tepat bagi kaum laki-laki untuk melakukan refleksi sejauh mana dukungan terhadap pemberdayaan dan kemajuan perempuan telah diberikan. Di era modern, ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ sepatutnya dimaknai sebagai sesuatu yang dapat diwujudkan melalui kolaborasi kaum laki-laki maupun perempuan.
“Emansipasi seharusnya tidak diartikan sebagai dominasi, melainkan kemitraan yang setara. Budaya patriarki harus dihilangkan,” ujar Reyhan, sapaan akrabnya, kepada RRI Kediri, Rabu pagi. Pria yang memiliki kelihaian memasak ini meyakini bahwa peran dan dukungan laki-laki sangat dibutuhkan dalam mewujudkan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang.
Spirit yang sepatutnya dimunculkan saat memperingati Hari Kartini adalah semangat untuk tidak saling berkompetisi, namun justru saling berkolaborasi antara kaum laki-laki dan perempuan demi kemajuan bersama. Selain itu, refleksi terhadap kesetaraan gender dalam kehidupan modern mejadi hal prinsip yang harus dipegang dimanapun berada.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....