SPMB SMA-SMK 2026 Terapkan 5 Jalur Seleksi

  • 16 Apr 2026 20:10 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang — Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK tahun 2026 di Jawa Timur akan menerapkan lima jalur seleksi. Skema ini disiapkan untuk mengakomodasi beragam latar belakang calon peserta didik sekaligus menjaga pemerataan akses pendidikan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, menyampaikan bahwa kelima jalur tersebut meliputi domisili, afirmasi, mutasi orang tua atau wali, prestasi hasil lomba, serta nilai prestasi akademik.

“Tahun ini mekanisme penerimaan tetap menggunakan lima jalur, yakni domisili, afirmasi, mutasi orang tua atau wali, prestasi lomba, serta jalur nilai akademik,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Untuk jenjang SMA, jalur domisili mendapatkan porsi terbesar dengan alokasi 35 persen dari total daya tampung. Sementara pada SMK, kuota jalur ini ditetapkan sebesar 10 persen.

“Jalur domisili masih menjadi salah satu prioritas agar siswa yang berada di sekitar sekolah memiliki peluang lebih besar,” jelasnya.

Selain itu, jalur afirmasi juga diberikan untuk mendukung akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan kelompok tertentu. Pada SMA, kuota afirmasi mencapai 30 persen, sedangkan pada SMK sebesar 15 persen dengan pembagian sesuai kategori penerima.

Jalur mutasi orang tua atau wali disediakan sebesar 5 persen dari total daya tampung. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua maupun anak dari tenaga kependidikan.

“Kuota mutasi diberikan bagi siswa yang orang tuanya berpindah tugas, termasuk anak guru dan tenaga kependidikan,” katanya.

Sementara itu, jalur prestasi hasil lomba mendapat alokasi 5 persen, mencakup capaian akademik dan nonakademik. Adapun jalur nilai prestasi akademik menjadi salah satu jalur utama, khususnya pada SMK dengan porsi hingga 65 persen dari total daya tampung.

Tahapan pra pendaftaran dijadwalkan berlangsung mulai 11 Mei hingga 10 Juni 2026. Dinas Pendidikan mengimbau calon peserta didik untuk memahami setiap jalur seleksi agar dapat menentukan pilihan yang sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing.

“Para calon siswa diharapkan mempelajari setiap jalur yang tersedia sehingga bisa memilih jalur yang paling sesuai,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....