Libur Akhir Pekan, Mahasiswa di Kediri Ramaikan CFD

  • 12 Apr 2026 14:55 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Memasuki libur akhir pekan, sejumlah masyarakat memadati Agenda Car Free Day di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, termasuk kalangan mahasiswa

RRI.CO.ID, Kediri - Memasuki libur akhir pekan, sejumlah masyarakat memadati Agenda Car Free Day di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, termasuk kalangan mahasiswa. Pada kegiatan yang berlangsung Minggu, 12 April 2026, tampak beberapa mahasiswa turut meramaikan CFD yang digelar kembali setelah momentum libur Lebaran 1447 H.

"Alhamdulillah pada CFD yang bertempat di sepanjang Jalan PB Sudirman, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, saya dan beberapa teman satu kampus ikut berpartisipasi," kata mahasiswi jurusan Administrasi Kesehatan, Stikes Pamenang Pare, Kediri, Nashifa Belania, saat membuka stan aneka kuliner kekinian di lokasi CFD Pare, Kabupaten Kediri.

Ia mengaku, memang sengaja mendirikan stan di CFD Pare bersama sejumlah temannya, sebagai bagian dari upaya membangun semangat kewirausahaan di tengah masyarakat. "Untuk menarik minat konsumen, kami menyediakan berbagai panganan kekinian yang disukai anak muda. Misalnya, Wonton Goreng, Mini Pao, dan Nasi Cokot," kata Nashifa.

Menurutnya, tujuan lain kehadirannya di ajang CFD tersebut juga sekaligus sebagai upaya mengenalkan beragam jajanan yang berhasil diproduksi oleh kalangan mahasiswa. Hal ini menjadi bukti bahwa anak muda bisa memiliki aktivitas ekonomi, termasuk belajar merintis usaha.

"Alhamdulillah tadi habis sekitar 60 porsi, dan yang beli datang dari berbagai lapisan masyarakat. Harapannya, kegiatan CFD semacam ini dapat dilanjutkan pada masa mendatang, sehingga kami bisa memiliki lahan untuk praktek membuka usaha," katanya.

Di tempat sama, Pemilik Stan UMKM Serabi Solo Moro Tuman di CFD Pare, Sri mengatakan, sangat senang bisa membuka lapaknya di lokasi CFD tersebut dan memperkenalkan berbagai varian Serabi Solo. Sebab, pada kesempatan ini ada banyak masyarakat, mulai anak kecil hingga orang dewasa yang berkumpul untuk menikmati suasana libur panjang akhir pekan sembari berburu jajanan tempo dulu.

"Kami senang sekali, karena dengan CFD semacam ini bisa meningkatkan angka penjualan, biasanya kalau hari biasa kami bisa memasak tiga sampai empat kilogram tepung, tapi saat CFD bahan baku yang dipakai naik menjadi sampai enam kilogram tepung. Penjualan paling laris, Serabi Solo yang rasa original, Nangka, dan cokelat," kata Sri.

Selama pelaksanaan CFD yang dibuka sejak Minggu pagi hingga pukul 09.00 WIB terlihat dikawal ketat oleh sejumlah petugas Satpol PP Kabupaten Kediri bersama anggota Polres Kediri. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondusivitas masyarakat yang memanfaatkan momentum CFD untuk melepas penat dengan berolahraga jalan kaki di sepanjang jalur CFD, termasuk mereka yang berwisata kuliner.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....