Cuaca Buruk Picu Kenaikan Harga Ikan Laut di Jombang

  • 31 Mar 2026 21:27 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada kenaikan harga ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jombang. Keterbatasan pasokan akibat gelombang tinggi di laut membuat harga berbagai jenis ikan mengalami lonjakan signifikan.

Sejumlah pedagang di Pasar Cukir mengaku harga ikan laut mulai merangkak naik sejak pertengahan Maret 2026. Kenaikan ini dipicu oleh berkurangnya hasil tangkapan nelayan, terutama dari wilayah pesisir utara Jawa dan sebagian wilayah Jawa Timur.

Choirul Muttaqin, salah satu pedagang ikan di Pasar Cukir, mengatakan bahwa kenaikan harga cukup terasa hampir di semua jenis ikan laut.

“Untuk ikan tongkol yang biasanya di kisaran Rp28.000 per kilogram, sekarang naik jadi Rp34.000 sampai Rp36.000. Kenaikannya sekitar 20 sampai 25 persen,” ujarnya, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menambahkan, kenaikan juga terjadi pada ikan kembung yang sebelumnya dijual Rp32.000 per kilogram, kini mencapai Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram. Sementara itu, ikan layang mengalami kenaikan dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

“Untuk cumi-cumi, harga yang sebelumnya Rp60.000 per kilogram kini naik menjadi Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram,” katanya.

Menurut Choirul, ikan laut yang dijual di Jombang sebagian besar didatangkan dari daerah pesisir seperti Lamongan, Tuban, dan Gresik. Selain itu, pasokan juga berasal dari pelabuhan perikanan di Banyuwangi dan sebagian kecil dari Madura.

“Karena Jombang tidak punya laut, semua pasokan bergantung pada kiriman dari luar daerah. Kalau di sana cuaca buruk, otomatis di sini ikut terdampak,” jelasnya.

Kondisi gelombang tinggi dan angin kencang membuat nelayan mengurangi aktivitas melaut. Hal ini berdampak langsung pada distribusi ikan ke daerah-daerah non-pesisir seperti Jombang. Akibatnya, stok ikan di pasar menjadi terbatas.

Dalam kondisi normal, Choirul mengaku mampu menjual hingga 100 hingga 150 kilogram ikan laut per hari. Namun saat ini, jumlah pasokan yang ia terima hanya berkisar 60 hingga 80 kilogram per hari, “Barangnya memang ada, tapi tidak sebanyak biasanya,” katanya.

Meski demikian, pedagang berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Mereka menilai harga ikan akan kembali stabil jika cuaca mulai membaik dan aktivitas nelayan kembali normal.

“Kalau cuaca sudah bersahabat, biasanya pasokan lancar lagi dan harga turun,” ucap Choirul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....