Idul Fitri Momentum Implementasikan Nilai-Nilai Madrasah Ramadan

  • 27 Mar 2026 19:47 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • idul fitri memontum implementasi nilai ramadan
  • madrasah ramadan dan kurikulumnya

RRI.CO.ID, Kediri – Idul Fitri 1447 H merupakan momentum tepat untuk mengimplementasikan nilai-nilai ramadan sebagai madrasahnya umat Islam di seluruh dunia. Hal ini disampaikan oleh Gus Hizbulloh Hadziq Lathif dalam khotbah Jum’at di Masjid Al – Hikmah, Desa Terate, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jum’at, 27 Maret 2026.

“Kalau ramadan kita isi dengan rangkaian ibadah, bukan berarti ibadah-ibadah lainnya akan berakhir seiring datangnya idul fitri,” kata Gus Lathif, sapaan akrabnya melalui mukadimah khotbahnya. “Justru ramadan selama sebulan seharusnya menjadi madrasah atau sekolah yang ilmu-ilmunya wajib kita impementasikan di sebelas bulan berikutnya.”

Menurut pria yang saat ini berdomisili di Desa Terate ini, orang yang paling beruntung adalah orang yang makin baik setelah bulan suci ramadan berakhir. “Perjalanan sebelas bulan kedepan harus memiliki pola pikir yang sama dengan pada saat ramadan, yakni menghadirkan Allah di setiap langkah, mengendalikan hawa nafsu, dan menghindari maksiat,” ujar Gus Lathif.

Meskipun telah berlalu, ramadan sepatutnya menjadi madrasah atau sekolah yang menyediakan kurikulum sebagai petunjuk untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selain tetap berusaha menyempurnakan ibadah, sejumlah aktivitas seperti tadarus Al-Qur’an juga sebaiknya tetap konsisten dilanjutkan di hari-hari biasa.

“Dari 24 jam yang kita miliki, mari kita sisihkan waktu kita untuk bermunajat kepada Allah, melakukan introspeksi, salat malam, dan hadir langsung ke masjid untuk menunaikan salat,” ucap Gus Latif melalui penutup khotbahnya. “Siapapun yang ingin hatinya bersinar terang menerima cahaya Allah, maka diwajibkan beramal saleh dan menghindari maksiat.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....