Menjelang Lebaran, Polres Jombang Imbau Masyarakat Tidak Bermain Petasan

  • 19 Mar 2026 20:46 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang — Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Polres Jombang mengimbau masyarakat untuk tidak bermain petasan guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya ledakan yang dapat mengancam keselamatan warga.

Peringatan tersebut menguat setelah insiden ledakan mercon di wilayah Kecamatan Gudo yang sempat menimbulkan keresahan. Aparat kepolisian kini meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pengawasan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi pembuatan maupun penyimpanan bahan peledak.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, menyampaikan bahwa seluruh jajaran telah diperintahkan untuk melakukan pemetaan wilayah rawan sekaligus pengawasan intensif di lapangan.

“Seluruh personel kami arahkan untuk mengidentifikasi dan memantau area yang dicurigai menjadi tempat aktivitas pembuatan atau penyimpanan bahan petasan,” ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menegaskan, kepolisian tidak hanya mengedepankan pendekatan persuasif, tetapi juga akan mengambil tindakan hukum tegas terhadap pelanggaran yang ditemukan.

“Kami tidak akan mentoleransi siapa pun yang masih nekat membuat, menyimpan, atau menjual petasan. Jika terbukti, akan langsung kami proses sesuai ketentuan hukum,” jelasnya.

Menurutnya, penegakan hukum ini penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

“Upaya ini dilakukan agar kebiasaan menyalakan petasan yang berisiko tinggi tidak lagi terjadi di tengah masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan peran penting orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, agar tidak terlibat dalam pembuatan petasan rakitan yang berbahaya.

Polres Jombang memastikan akan terus meningkatkan pengamanan selama momentum Lebaran, dengan melibatkan tim operasional dan aparat kewilayahan.

“Melalui pengawasan terpadu ini, kami berharap masyarakat bisa merayakan hari raya dengan aman, tertib, dan tanpa gangguan suara ledakan yang berpotensi membahayakan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....