Panen Raya Padi Harga Gabah Kediri Diatas Bulog
- 18 Mar 2026 15:46 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Akhir bulan Maret dan awal bulan April 2026 merupakan waktu panen raya tanaman padi yang ada di wilayah Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Plemahan merupakan salah satu sentra penghasil utama padi di Kabupaten Kediri selain wilayah Kecamatan Papar dan Purwoasri.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Plemahan, Kabupaten Kediri, Supeno, Rabu, 18 Maret 2026 menjelaskan untuk serap gabah petani, saat ini kondisi harga dilapangan lebih tinggi dari harga pembelian Bulog Rp6.500 per kilogram. Sehingga saat ini belum ada serap gabah petani yang dilakukan oleh Bulog, khususnya di wilayah Kecamatan Plemahan yang memiliki 17 desa.
“Memang saat ini kondisi di lapangan harga cenderung masih bagus, kalau sergab bulog nerima kan Rp6.500, sementara di lapangan yang masih bagus Rp6.700. Kalau mungkin ada harga dibawah Rp6.500 memang kualitas padinya yang kurang baik, kalau dibawa ke Bulog juga tidak mau menerima,” ujarnya.
Sementara Suparno, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Plemahan Kabupaten Kediri mengatakan jelang lebaran juga terdapat permainan tengkulak dalam pembelian gabah petani. Hal tersebut berkaitan dengan harga sewa alat penen padi combine yang dibawa oleh tengkulak, ketika membeli hasil panen petani sehingga menurunkan harga jual gabah.
“Permainan tengkulak, kalau padi milik petani dijual kwintalan dengan harga yang ditentukan tengkulak, mesin combine bisa jalan, tapi untuk disewa mesin combine nya saja dipersulit. Harapan kami itu ada bantuan alsintan combine untuk di wilayah BPP Plemahan karena potensi tanaman padinya merupakan pemasok besar di wilayah utara dengan pola tanam, padi-padi-jagung,” ucapnya.
Ia menjelaskan contoh teknis pembelian gabah oleh tengkulak yang dinilai merugian petani, yaitu semisal luas lahan 0,14 hektar atau banon 100 ru. Harga sewa mesin combine yang dibawa tengkulak lebih rendah, sekitar Rp350.000 dengan catatan hasil panen dibeli oleh tengkulak.
Namun jika petani hanya menyewa mesin combine milik tengkulak dan hasil panen dibawa petani, maka harga sewa lebih mahal menjadi Rp450.000 per 100 ru. Hal itu merupakan permainan tengkulak yang biasa terjadi jelang lebaran, karena untuk mendapatkan kualitas yang maksimal panen padi tidak dapat ditunda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....