Mengenal Sebutan 'Bakul Etek' untuk Pedagang Sayur Keliling
- 15 Mar 2026 05:08 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Kediri, Jawa Timur memiliki sebutan unik ‘bakul etek’ untuk tukang sayur keliling yang menjajakan dagangannya menggunakan sepeda motor dari rumah ke rumah. Tidak hanya didominasi emak-emak, bakul etek yang mengawali perjalanannya dari sejumlah pasar tradisional di subuh hari juga sebagian merupakan pria paruh baya.
Menurut Soimah (55), pedagang sayur yang setiap harinya berkeliling di area Dusun Kendaldoyong, Desa Banjarejo, Kabupaten Kediri, tidak jarang pelanggannya memanggil dirinya dengan sebutan ‘Soimah etek’. “Sudah biasa dengan panggilan itu (red. Soimah etek). Yang penting pelanggan senang, dagangan saya laris manis,” katanya, Minggu, 15 Maret 2026.
Sementara itu, Andaniati (64), warga yang sudah puluhan tahun menjadi pelanggan Soimah, ia merinci arti dari sebutan unik ‘bakul etek’ untuk para penjual sayur keliling. “Bakul kalau dalam Bahasa Jawa artinya pedagang. Etek kalau di Kediri diambil dari istilah ‘ngetek’ yang bisa diartikan mengajak atau merayu untuk melakukan sesuatu,” ujar pensiunan PNS guru ini.
Tidak dipungkiri, jasa layanan para ‘bakul etek’ yang sebagian masih ada beberapa menggunakan sepeda kayuh dalam menjajakan dagangannya ini sungguh luar biasa. Ketika para ibu tidak sempat berbelanja ke pasar karena padatnya rutinitas, kehadiran bakul etek yang membawa aneka sayur mayur, ikan laut, ayam, dan lain sebagainya, sungguh sangat dinantikan.
Keberadaan ‘bakul etek’ bahkan bukan sekedar melayani pelanggan yang membutuhkan bahan makanan untuk dimasak, namun lebih dari itu mereka juga bisa menjadi teman bicara terbaik. “Tidak heran kalau antara belanja dan ngobrol, dijamin pasti lebih lama ngobrolnya. Apalagi kalau penjualnya supel dan bisa pegang rahasia,” ucap Andaniati seraya tertawa dengan candaannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....