Mewujudkan Lingkungan Pesantren Sehat di Kediri
- 06 Mar 2026 09:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Pondok Pesantren Miftahul Huda Soko, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan sehat bagi seluruh santri. Pengasuh Ponpes Miftahul Huda Soko, Kholilur Rohman, M.Pd.I., menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan tingkat daerah maupun provinsi selama beberapa tahun terakhir untuk membina pola hidup sehat.
Berbagai kegiatan rutin dilaksanakan, mulai dari penimbangan berat badan, vaksinasi, olahraga bersama, hingga kegiatan Jumat bersih dan pemeriksaan kuku serta rambut secara berkala. Dalam menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas, pesantren memaksimalkan peran Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang dijalankan secara mandiri dengan bimbingan Puskesmas setempat.
Meskipun tidak tersedia dokter setiap saat, pesantren memiliki ‘Santri Husada’ yang telah dilatih secara khusus untuk memberikan penanganan medis pertama.
"Walaupun tidak ada dokter, ada santri husada terkait penanganan pertama yang dibimbing dan dilatih secara berkala," katanya dalam dialog bersama RRI, Jumat, 06 Maret 2026.
Ia menyampaikan bahwa aspek kesehatan mental dan psikologis santri juga menjadi perhatian serius di tengah padatnya aktivitas menuntut ilmu agama. Pihak pengelola pesantren mengatur jadwal kegiatan secara proporsional dan memastikan pemenuhan nutrisi santri terjaga dengan komposisi karbohidrat serta protein yang seimbang.
“Keseimbangan antara kegiatan fisik, asupan gizi, dan manajemen waktu diharapkan dapat menjaga stabilitas emosi para santri selama berada di asrama,” tambahnya.
Menurutnya, prinsip keteladanan dari pengasuh dan pengurus menjadi instrumen paling efektif dalam mengubah perilaku santri agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Para guru berusaha menjadi contoh nyata, mulai dari cara berpakaian yang rapi hingga menjaga kebersihan di area sekitar mereka agar dapat diikuti oleh para santri.
"Prinsip keteladanan menjadi prioritas dalam pesantren, bagaimana pengasuh atau guru menjaga kebersihan di sekitarnya agar dicontohkan ke santri," ucapnya.
Edukasi kesehatan di lingkungan Ponpes Miftahul Huda Soko dirancang agar tidak hanya menjadi program sementara, melainkan budaya yang menetap. Kholilur Rohman meyakini bahwa kedisiplinan yang awalnya dipaksakan akan perlahan berubah menjadi kebiasaan alami yang bermanfaat saat santri kembali ke masyarakat. Dengan pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, pesantren diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara spiritual tetapi juga tangguh secara fisik dan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....