Permohonan DTSEN di Jombang Diburu Siswa untuk Seleksi KIP
- 27 Feb 2026 19:49 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Permohonan pencetakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Jombang meningkat seiring kebutuhan siswa untuk melengkapi persyaratan Seleksi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Dokumen tersebut menjadi salah satu syarat administrasi utama bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang ingin mengikuti program bantuan pendidikan pemerintah.
Dinas Sosial Kabupaten Jombang mencatat hingga akhir Februari sebanyak 239 siswa SMA dan sederajat telah mengajukan pencetakan DTSEN. Pengajuan dilakukan secara mandiri maupun kolektif melalui sekolah masing-masing sejak pendaftaran KIP Kuliah dibuka awal Februari.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Jombang, Dheny W, menjelaskan bahwa pihaknya tidak lagi mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk kebutuhan pendaftaran KIP Kuliah.
“Saat ini yang digunakan sebagai persyaratan adalah DTSEN karena di dalamnya sudah memuat data tingkat kesejahteraan masyarakat. Jadi bukan lagi menggunakan SKTM,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.
Ia menegaskan peran Dinas Sosial terbatas pada penyediaan data sosial ekonomi, sedangkan proses seleksi penerima KIP Kuliah sepenuhnya menjadi kewenangan pihak sekolah dan perguruan tinggi.
“Kami hanya membantu mencetak data DTSEN. Penentuan siswa diterima atau tidak dalam program KIP Kuliah bukan menjadi ranah Dinas Sosial,” katanya.
Menurut Dheny, meningkatnya permohonan terjadi karena proses pengajuan DTSEN dinilai lebih sederhana dibanding mekanisme sebelumnya.
“Sekarang syaratnya cukup membawa Kartu Keluarga dan KTP. Bahkan sekolah juga bisa mengajukan secara kolektif sehingga lebih memudahkan siswa,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pemohon DTSEN, Ahmad (18), siswa asal Jombang, mengaku segera mengurus pencetakan dokumen tersebut setelah mendapatkan informasi dari sekolah terkait persyaratan pendaftaran KIP Kuliah.
“Saya diminta sekolah untuk segera mencetak DTSEN sebagai syarat daftar KIP Kuliah, jadi langsung datang ke Dinsos supaya tidak terlambat,” ucapnya.
Pendaftaran KIP Kuliah sendiri berlangsung mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026 dengan skema bantuan berupa pembiayaan pendidikan serta dukungan biaya hidup bagi mahasiswa penerima sesuai ketentuan pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....