Meraih Berkah Ramadan dengan Jaga Lisan Digital
- 24 Feb 2026 12:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Selain menjaga lisan secara verbal, mengendalikan lisan digital juga penting dilakukan untuk menjaga kualitas ibadah puasa dan meraih berkah di bulan Ramadan. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Ahmad Fakhruddin, F.I., M.Th.I., Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qawa’id, Jombang, Jawa Timur, dalam Porgram Mutiara Pagi, Selasa, 24 Februari 2026.
“Hati-hati dengan lisan digital kita. Tidak berbicara secara verbal namun melalui ketikan-ketikan atau chat di media sosial,” kata Ustaz Fakhruddin, sapaan akrab pria yang merupakan akademisi di Universitas Hasyim Asy’ari ini. “Yang kita tulis, komentari, dan share di medsos merupakan pertanggungjawaban kita kepada Allah SWT.”
Dalam syi’ar Islam berdurasi 60 menit ini, pria yang mengajar di Program Pendidikan Komunikasi Penyiaran Islam ini menyampaikan tiga tingkatan puasa. “Yang pertama menahan perut dan syahwat. Kedua, menahan pendengaran, lisan, tangan, dan kaki dari dosa. Ketiga, menahan hati dari niatan untuk melakukan perbuatan yang tidak di jalan Allah,” ujar Ustaz Fakhruddin.
“Menjaga lisan adalah tantangan terberat karena manusia adalah makhluk sosial. Terlebih dengan adanya medsos yang berpotensi menjadi ladang pahala maupun dosa,” ucap Ustaz Fakhruddin. “Medsos yang digunakan sebagai sarana dakwah dan berbagi spirit keislaman melalui kajian tentu akan mendatangkan pahala kebaikan. Beda lagi kalau digunakan gibah, ujaran kebencian, maupun fitnah.”
Melalui closing statement singkatnya, Ustaz Fakhruddin mengajak masyarakat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk lebih mengendalikan lisan. “Jika tidak ada yang perlu diucapkan, maka lebih baik diam. Diam akan menyelamatkan kita dari dosa. Hakikat puasa sesungguhnya adalah menahan segala sesuatu yang dibenci oleh Allah,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....