Akademisi Gelorakan Semangat Moderasi Melalui Tridharma Perguruan Tinggi

  • 11 Feb 2026 12:19 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Akademisi saat ini sedang berlomba menggelorakan semangat moderasi beragama melalui Tridharma Perguruan Tinggi. Hal ini disampaikan oleh Dr. Ahmad Ubaidi Hasbillah, MA., Dosen Universitas Hasyim Asy’ari, Jombang, Jawa Timur, melalui dialog interaktif dalam Program Ruang Publik dengan tema ‘Moderasi Beragama’, Selasa, 10 Februari 2026.

“Indonesia merupakan negara dengan religiusitas tinggi dengan ragam agama, ras, suku, tradisi, dan budaya. Keberagaman inilah yang mengharuskan akademisi lebih mengekspresikan paham-paham moderasi di ruang publik,” kata Ahmad, sapaan akrabnya, seraya merinci Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Menurutnya, kurikulum pendidikan tinggi memiliki peranan penting agar pendekatan integrasi keilmuan dapat dioptimalkan. “Materi perkuliahan dengan format forum diskusi melibatkan tokoh publik sangat direkomendasikan agar mahasiswa lebih terbuka menerima perbedaan,” ujar Ahmad. “Harapannya skill memoderasi diri akan dikuasai dengan lebih baik lagi.”

“Terkait pengabdian masyarakat wujudnya beragam. Kami pernah terjun langsung ke wilayah Ngepeh - Jombang dimana warga dengan lima agama berbeda dapat hidup rukun berdampingan,” ucap Ahmad, Selasa siang. “Kami banyak membaur dan mendengarkan pengalaman mereka baik dari pihak mayoritas maupun minoritas.”

Ahmad menegaskan pentingnya membentuk insan moderat di berbagai kalangan akademisi melalui kolaborasi penelitian. “Untuk penelitian, kami berkolaborasi dengan dosen, mahasiswa, dan antar perguruan tinggi. Kami sebelumnya meneliti deradikalisasi narapidana teroris perempuan,” kata Ahmad. “Melalui pendekatan internal, banyak pemahaman komprehensif tercipta dari perbincangan dua arah.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....