Era Konsumtif Ancam Kelestarian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat

  • 04 Feb 2026 02:24 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Tanpa disadari, era konsumtif yang tak terkendali berpotensi mengancam kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Endang Pertiwi, Ketua Yayasan Hijau Daun Mandiri, Kota Kediri, Jawa Timur, dalam dialog interaktif Program ‘Beranda Asta Cita’ dengan tema ‘Mitigasi Kebencanaan – Kentongan’, Selasa sore, 3 Februari 2026.

“Gaya hidup yang serba praktis disertai banyaknya pelaku bisnis e-commerce yang menyediakan layanan belanja online, tanpa kita sadari, diikuti dengan peningkatan volume sampah plastik,” kata Endang, sapaan akrabnya, seraya menambahkan bahwa potensi pencemaran air dan tanah semakin besar jika tidak ada kontrol yang seimbang.

Menurut Endang, packaging produk belanja online seringkali dikemas secara berlapis dengan penggunaan plastik yang tidak sedikit untuk menjaga keamanan barang hingga tempat tujuan. “Memang tujuannya supaya barang tetap terjaga dan aman sampai di tangan customer. Namun pemakaian plastik sekali pakai yang dobel ini masalahnya. Sampah plastik sulit terurai,” ujarnya.

Perempuan berhijab ini turut menyoroti terbatasnya infrastruktur pembuangan dan pemrosesan akhir yang juga menjadi masalah. “Perlu diingat bahwa ketika tempat pemrosesan akhir atau TPA sudah overload, hal ini tentu akan menghambat pengolahan sampahnya. Kalau sudah menumpuk maka potensi polusi udara yang mengancam kesehatan manusia akan semakin besar,” ucap Endang.

“Yang harus dikendalikan adalah kecenderungan berbelanja online bukan karena kebutuhan tapi hanya faktor tren dan keinginan. Saatnya kita mulai dari diri sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat harus berjalan dengan baik agar permasalahan sampah di berbagai wilayah dapat teratasi,” kata Endang melalui closing statement singkatnya, Selasa sore.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....