PSNU Jombang Lakukan Pembaiatan Ratusan Santri Baru

  • 25 Jan 2026 19:21 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang — Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Cabang Jombang menggelar pembaiatan 850 santri baru dalam sebuah prosesi pengesahan yang berlangsung di GOR Hasbullah Said, Tambak Beras, Jombang, Minggu, 25 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kader bela diri yang berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan. Sebanyak 850 santri yang dinyatakan resmi menjadi warga PSNU Pagar Nusa ini, nantinya akan mendapatkan pembinaan dan seleksi berjenjang.

Ketua PC PSNU Pagar Nusa Jombang, Kriswanto, menyampaikan bahwa pembaiatan merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjaga kesinambungan kaderisasi. Ia menegaskan seluruh santri yang dibaiat telah memenuhi standar pembinaan organisasi.

“Para santri yang disahkan hari ini sudah melalui proses latihan dan pembentukan karakter yang cukup panjang. Usia termuda 15 tahun, dan itu menjadi perhatian kami dalam menjaga kualitas kader,” ujar Kriswanto.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah peserta mencerminkan tingginya minat generasi muda terhadap pencak silat yang dipadukan dengan nilai-nilai keislaman dan kecintaan pada tanah air.

“Pagar Nusa membekali santri bukan hanya keterampilan bela diri, tetapi juga sikap rendah hati, disiplin, dan tanggung jawab sosial,” katanya.

Pembaiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PP Pagar Nusa, PW Pagar Nusa Jawa Timur, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Jombang, TNI, Polri, dan badan otonom PCNU Jombang.

Ketua Umum PP Pagar Nusa, KH M Sholahul’am Notobuwono, dalam pesannya mengingatkan para santri baru agar senantiasa menjaga amanah dan siap menghadapi dinamika zaman.

“Pagar Nusa harus hadir sebagai pelindung umat dan bangsa. Setiap anggota dituntut menjadi teladan yang menyejukkan di lingkungan masing-masing,” ucapnya.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Aam itu, pembaiatan bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan ikatan spiritual dan nilai luhur yang diwariskan para ulama.

“Yang diteruskan bukan hanya jurus, tetapi juga kekuatan batin dan ajaran kebijaksanaan yang harus dijaga,” tegasnya.

Ia berharap para santri mampu menjaga kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan peran di masyarakat, “Dengan kekompakan, tantangan apa pun bisa dihadapi secara bersama-sama,” katanya, mengakhiri.

Prosesi pembaiatan ditutup dengan pembacaan ikrar warga baru dan mushafahah. Bertambahnya ratusan santri baru diharapkan memperkuat peran PSNU Pagar Nusa Jombang dalam pelestarian pencak silat serta pembentukan generasi muda yang berintegritas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....