Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Pacu Optimalisasi Hortikultura

  • 10 Jan 2026 17:31 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Sektor hortikultura kini menjadi tumpuan masa depan pertanian di Kabupaten Kediri. Memiliki potensi lahan yang sangat luas dan subur, Kabupaten Kediri terus memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur dengan berbagai varietas unggulan.

Staf Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Bangun Prayogo, mengungkapkan bahwa potensi pertanian di Kediri sangat merata. Di wilayah barat sungai, Mangga Podang menjadi ikon utama, sementara di wilayah Pare dan sekitarnya didominasi oleh bawang merah dan cabai.

Adapun wilayah timur tetap menjadi sentra produksi nanas yang masif. "Saat ini kita juga tengah fokus mengembangkan inovasi Melon Hidroponik. Kami sedang dalam proses pembuatan green house sebagai percontohan teknologi pertanian modern, tanpa meninggalkan komoditas utama seperti nanas, cabai, dan mangga," ujar Bangun saat di program Beranda Asta Cita RRI Kediri, Sabtu (10/01/2026).

Menjawab tantangan menyempitnya lahan pertanian, Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menjalankan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Masyarakat di perkotaan maupun desa didorong untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai media tanam.

Terkait teknologi, meski irigasi di banyak tempat masih bersifat manual, pihaknya mulai memperkenalkan sistem drip irrigation (irigasi tetes) khususnya di dalam green house. Pendampingan intensif juga diberikan melalui pertemuan rutin untuk mengedukasi petani mengenai keseimbangan penggunaan metode organik demi menjaga kelestarian lingkungan, sejalan dengan konsep Green Farming.

Masalah klasik fluktuasi harga komoditas seperti cabai dan bawang merah turut menjadi perhatian serius. Bangun menyebutkan bahwa melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dinas membantu petani mengatur pola tanam agar produksi tidak membanjiri pasar secara bersamaan (over-supply).

"Kami berupaya mengondisikan pola tanam agar pasokan stabil dan harga tidak anjlok. Untuk pemasaran, dinas juga berperan mengakomodir petani agar bisa terhubung langsung dengan jaringan petani besar maupun industri," katanya.

Bangun Prayogo menegaskan visi besar Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri di tahun 2026 adalah peningkatan produktivitas secara signifikan. "Target kami dalam satu hingga dua tahun ke depan adalah memastikan produksi hortikultura naik drastis. Jika tahun kemarin di angka 70 persen, kita pacu menuju optimal 100 persen untuk kesejahteraan petani Kediri," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....