Di Balik Kelelahan Ada Jalan Pulang
- 10 Mei 2025 09:57 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Setiap manusia pasti pernah merasakan lelah, lelah karena pekerjaan yang menumpuk, lelah belajar demi masa depan, atau lelah menghadapi cobaan hidup yang datang bertubi-tubi. Tapi ada satu jenis kelelahan yang sering tak terlihat dan tak mudah diatasi: kelelahan jiwa, mental, dan spiritual. Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz M. As’ad Efendy, Ketua Program Studi Profesi Ners, Universitas Strada Indonesia, dalam kajian Mutiara Pagi, pada Sabtu (10/5/2025).
"Lelah fisik itu wajar, dan kadang cukup dengan tidur atau libur, tubuh bisa pulih. Tapi tidak demikian dengan kelelahan jiwa dan spiritual. Itu tidak cukup hanya dengan istirahat. Ia butuh arah untuk kembali,” ucapnya.
Ia menegaskan, bisa jadi kita merasa lelah karena selama ini salah dalam menjalani hidup. Terlalu larut dalam urusan dunia, terlalu sibuk mengejar target tanpa jeda merenung, hingga melupakan tujuan akhir, pulang kepada Allah SWT.
“Kalau soal dunia, kita berlari. Tapi saat bicara soal akhirat, kita menunda. Padahal lelah ini bisa jadi sinyal bahwa arah hidup kita sedang menjauh dari Allah,” katanya.
Lantas, bagaimana cara kita pulang?
Menurut Ustaz As’ad, langkah pertama adalah memperbaiki shalat. “Hidup yang panik, tergesa-gesa, bisa jadi karena shalat kita terganggu. Temukan kembali waktu-waktu tenang untuk berdua dengan Allah,” ujarnya.
Langkah kedua, perbanyak istighfar. Bisa jadi keresahan yang kita rasakan bersumber dari dosa-dosa yang belum kita tobati. Dan yang ketiga, bangun kembali hubungan dengan Al-Qur’an. Di dalamnya terdapat dzikir dan petunjuk yang menjadi penawar bagi hati yang lelah.
“Jangan tunggu lelah itu makin dalam. Jangan sampai jiwa benar-benar kosong baru kita menyesal. Dunia ini tidak akan pernah benar-benar memuaskan kita,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....