Memasuki Usia ke-156, Jembatan Lama Bukti Kekokohan Infrastruktur

  • 19 Mar 2025 09:44 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Jembatan Lama Kota Kediri atau disebut Brug Over Den Brantas Te Kediri, memasuki usia ke-156. Pencapaian umur ini bertepatan dengan pendirian Jembatan Lama tanggal 18 Maret. Bahkan hal ini menjadi momentum yang diperingati Pemerintah Kota Kediri bersama sejumlah warga setempat.

Pada peringatan, yang dikemas dalam acara Pepeling ke-156 Jembatan Lama Kota Kediri, Selasa sore (18/3/2025), Ketua Pelaksana Acara Pepeling ke-156, Oki Nurfatoni mengemukakan, bahwa warisan sejarah bukan sekedar peninggalan masa lalu akan tetapi aset berharga untuk masa depan yang perlu dirawat secara bersamaan.

"Dengan adanya kegiatan pameran foto dan diskusi sejarah, serta selamatan budaya ini kami ingin menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga Jembatan Lama dan situs sejarah lain di Kota Kediri. Pelestarian cagar budaya adalah tanggung jawab kita semua, seperti dalam UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya," katanya.

Peneliti Sejarah Jembatan Lama Kota Kediri, Imam Mubarok, menjelaskan, jembatan lama ini dibangun bersamaan dengan kedatangan Belanda di Kediri, pada tahun 1835. Namun hingga sekarang, bangunan jembatan ini tetap kokoh berdiri, sehingga hal itu bukan hanya simbol sejarah, melainkan harus diteruskan sebagai warisan pengetahuan kepada generasi mendatang.

"Jembatan Lama ini pernah mengalami renovasi besar pada tanggal 10 Maret 1912 pasca erupsi Gunung Kelud Kediri tahun 1901. Perbaikan ini dilakukan dengan meninggikan struktur jembatan sekitar 10 sampai 12 cm untuk mengantisipasi luapan Sungai Brantas, dan juga keamanan jembatan semakin terjamin setelah pembangunan Bendungan Sutami pada tahun 1970," kata pria yang akrab disapa Gus Barok.

Masih dikatakan Gus Barok pada 2 November 1976 jembatan lama mengalami pembongkaran total di bagian atas untuk renovasi. Namun, pagar jembatan tetap dipertahankan dalam bentuk aslinya sedangkan bagian aspal dan kayu geladak secara berkala diganti oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) demi menjaga keamanan dan kelayakan jembatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Zachrie Ahmad menyampaikan, ucapan terima kasih atas digelarnya peringatan Jembatan Lama ini. "Pelestarian sejarah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, melainkan memerlukan peran aktif masyarakat," katanya.

Dengan acara Pepeling ke-156 itu, maka diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam ikut melestarikan dan menjaga keberadaan cagar budaya. Pemerintah Kota Kediri telah menetapkan Jembatan Lama atau disebut Brug Over Den Brantas Te Kediri, sebagai cagar budaya sejak tahun 2019. Bahkan pengakuan ini diperkuat pada tahun 2022, saat Kemendikbud ristek RI, mengukuhkan Jembatan Lama Kota Kediri, sebagai Struktur Cagar Budaya Tingkat Nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....