Hama Patek Serang Tanaman Cabai Petani Jombang
- 29 Jan 2025 19:51 WIB
- Kediri
KBRN, Jombang: Tingginya intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten Jombang, dalam beberapa pekan terakhir, membawa dampak buruk bagi para petani cabai. Hama patek dan jamur, mulai menyerang tanaman, menyebabkan buah cabai mengalami kerusakan serius.
Beberapa gejala yang muncul di antaranya cabai menjadi keriting, mengering, hingga membusuk sebelum sempat dipanen. Lasiman (58), seorang petani asal Kecamatan Diwek, mengaku hasil panennya merosot drastis akibat serangan hama ini.
"Biasanya dalam sekali petik saya bisa mendapatkan sekitar 80 kilogram cabai. Sekarang paling banyak hanya sekitar 40 kilogram saja," ucapnya, Rabu (29/1/2025).
Penurunan hasil panen hingga 50 persen ini tentu berimbas pada pendapatan para petani yang menggantungkan hidup dari hasil pertanian. Menurut Lasiman, serangan hama patek semakin sulit dikendalikan di musim hujan karena tingkat kelembapan yang tinggi menjadi kondisi ideal bagi jamur untuk berkembang.
“Kalau sudah terkena patek, buah cabai itu jadi menghitam, mengering, dan akhirnya busuk. Lama-lama tanaman pun bisa mati,” katanya.
Untuk mengurangi dampak serangan hama, para petani berupaya meningkatkan perawatan tanaman dengan berbagai cara, termasuk pemangkasan bagian yang terinfeksi, penggunaan fungisida, serta pemupukan tambahan. Namun, langkah ini tidak sepenuhnya efektif jika curah hujan masih tinggi.
"Kami sudah mencoba berbagai cara agar hasil panen tidak semakin merosot, seperti memberikan perawatan ekstra dan mempercepat pemanenan sebelum cabai membusuk. Tapi kalau hujan terus-menerus, tetap saja sulit mengendalikan hama ini," ucapnya.
Para petani berharap ada solusi lebih lanjut dari pemerintah maupun dinas pertanian terkait pengendalian hama patek, terutama di tengah musim hujan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Mereka juga berharap cuaca segera membaik agar produksi cabai bisa kembali normal dan tidak semakin merugi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....