Perbedaan Airsoft Gun dan Airgun
- 11 Jan 2025 10:58 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Ketua Joyoboyo Airsoft Club Kediri, Guntoro W, menegaskan pentingnya memahami kedua jenis alat ini yaitu Airsoft Gun dan Airgun, mengingat penggunaannya yang sering kali disalahpahami. Menurutnya Airsoft Gun dan Airgun memiliki perbedaan mendasar, terutama dari segi mekanisme dan tujuan penggunaan.
“Airsoft Gun biasanya digunakan untuk permainan simulasi militer atau olahraga rekreasional, seperti airsoft skirmish. Alat ini menggunakan peluru plastik kecil (BB) berdiameter 6 mm dan memiliki kekuatan tembakan yang relatif rendah, sehingga lebih aman jika digunakan dengan benar,” jelasnya.
Sementara itu, Airgun dirancang untuk tujuan berbeda. Airgun lebih sering digunakan untuk olahraga menembak target atau berburu hewan kecil. Alat ini menggunakan peluru berbahan logam, seperti timah, dan memiliki daya tembak yang jauh lebih kuat dibandingkan Airsoft Gun.
Ia juga menekankan perbedaan dari segi desain dan fungsi. Airsoft Gun lebih meniru tampilan senjata asli untuk keperluan simulasi, sementara Airgun lebih fokus pada akurasi dan kekuatan tembakan.
“Untuk Airsoft Gun, meskipun dianggap sebagai alat olahraga, pemilik tetap harus terdaftar dalam komunitas resmi seperti Joyoboyo Airsoft Club atau organisasi lain. Penggunaannya juga diawasi oleh aturan tertentu, misalnya tidak boleh digunakan di tempat umum tanpa izin,” ungkapnya.
Pihaknya selalu koordinasi dengan kepolisian untuk regulasi kepemilikan airsoft gun dalam komunitasnya. Karena aturan kepemilikan ini sangat ketat.
Adapun untuk Airgun, Guntoro menekankan bahwa alat ini memerlukan izin khusus dari pihak berwenang karena kekuatan tembakannya yang lebih tinggi.
“Airgun masuk dalam kategori senjata yang lebih serius, sehingga penggunaannya harus melalui proses perizinan yang ketat dan diawasi oleh Polri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Guntoro menjelaskan bahwa Airsoft Gun untuk olahraga terdiri dari beberapa jenis, di antaranya:
1. Automatic Electric Gun (AEG) menggunakan baterai sebagai sumber tenaga, cocok untuk permainan simulasi militer.
2. Gas Blow Back (GBB) menggunakan gas untuk menggerakkan peluru, biasanya memiliki daya tembak yang lebih realistis.
3. Spring-powered Gun yang menggunakan pegas sebagai mekanisme peluncur.
Ketiga jenis ini dirancang untuk mendukung berbagai gaya permainan olahraga, seperti skirmish atau military simulation.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....