Pesantren Jatidiri Bangsa Resmi Dibuka, Cetak Generasi Unggul

  • 06 Nov 2024 22:28 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara resmi dibuka. Pesantren ini terletak di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Pesantren ini dibangun dengan biaya mencapai Rp 2 miliar. Kyai Muhammad Muchtar Mujtaba Mu’thi dan murid-muridnya berkontribusi secara ikhlas.

R.M. Suhardono, Ketua Pembangunan Pesantren, menegaskan bahwa ini bukan proyek bisnis. "Ini adalah wujud pengabdian pada bangsa dan negara," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa banyak lembaga pendidikan kini berorientasi pada keuntungan. "Hal ini merusak kualitas pendidikan yang seharusnya mencerahkan," tambahnya.

Calon guru pengajar, Erni Nengtyas, menekankan pentingnya mendidik karakter kebangsaan. "Mendidik harus suci dan bersih, menggunakan dana yang halal," jelasnya.

Kushartono, Ketua Bidang Pendidikan, menambahkan bahwa kesadaran berbangsa sangat penting. "Jika kesadaran ini tumbuh, korupsi dapat diminimalkan," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pendidikan di pesantren ini tidak untuk mencari keuntungan. "Bagi calon santri yang tidak mampu, pendidikan di sini gratis," tambah Kushartono.

Dengan dibukanya pesantren ini, diharapkan lahir generasi yang berkarakter. Generasi ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....