Gambaran Perjalanan Panjang Manusia Menuju Akhirat
- 23 Okt 2024 10:09 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Kehidupan manusia di muka bumi ini hanyalah sedikit dari waktu yang akan dilalui manusia ketika diakhirat nanti. Dalam kajian Mutiara Pagi bersama RRI Kediri, Rabu (23/10/2024), ustaz Mansur, S.T, Pengasuh Majlis Ta’lim Nur Arofah, Kota Kediri, menggambarkan perjalanan panjang menuju akhirat setelah dunia dan seisinya hancur.
Dalam QS Az Zalzalah 1-8 menjelaskan betapa mengerikannya ketika bumi digoncangkan dengan begitu dahsyat. Disebutka bahwa bumi akan mengeluarkan beban-bebannya, akan terjadi bencana alam yang tidak pernah terkira oleh seluruh manusia. Manusia dibangkitkan dari kuburnya dengan segala macam rupa, hingga menanti yaumul hisab atau hari perhitungan itu.
Ustaz Mansur menjelaskan, penderitaan di alam akhirat bukan hanya di neraka, namun dimulai dari hari kebangkitan sampai diatas jembatan sirotol mustaqim. Disampaikan oleh Rosullulloh SAW yang pernah melakukan perjalanan di akhirat tentang kejamnya siksaan dan penderitaan makhluk disana.
“Tujuannya agar kita berhati-hati, tetap dijalan Allah, agar tetap bersyukur, agar selamat dari penderitaan itu caranya bagaimana. Dalam surat Az Zalzalah juga ditujukan untuk menyentuh hati yang lalai agar meyakini adanya hari hisab dan perhitungan yang rinci,” ucapnya.
Dimulai dari hari kebangkitan semuamakhluk Allah akan berkumpul di padang mahsyar, digiring berjalan pelan dengan milyaran makhluk berdesak-desakan tanpa sehelai benangpun yang melekat dibadannya untuk menunggu dihitung amal ibadahnya (yaumul hisab).
“Dan menunggu yaumul hisab ini natrinya luar biasa, 500 tahun diakhirat, dengan keadaan padang mahsyar yang panas, banjir keringat manusia hingga membentuk sungai yang panas pula. Tidak diberi makan namun tidak pula merasa lapar atau mati, jadi ibaratnya merasakan sakit yang luar biasa tanpa tahu kapan usai,” katanya lebih lanjut.
Ia menjabarkan total perjalanan diakhirat nanti bisa sampai 2500 tahun akhirat, dengan menahan rasa sakit yang luar bisa dan tanpa ada dinginnya malam. Semua makhluk nanti akan mencari nabi-nabi yang akan memberikan syafaat kepada umatnya, hingga nanti bertemu di yaumul mizan. Yaumul mizan adalah hari dimana semua amal ibadah ketika didunia ditimbang.
“Semua amal yang sudah diperlihatkan dan dicatat akan ditimbang atau dinilai dengan seadil-adilnya untuk bisa menentukan seseorang akan masuk surga atau neraka. Begitulah kira-kira sedikit gambaran yang akan terjadi kepada manusia dan seluruh makhluk pasca hari kiamat terjadi di dunia. semoga kita selalu dijauhkan dari hal-hal yang menjerumuskan kita di akhirat sana,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....