Momentum Berbagi dan Menyucikan Harta jelang Akhir Ramadan

  • 13 Mar 2026 23:22 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Selain meningkatkan ketakwaan dan keimanan, sepuluh hari terakhir ramadan merupakan momentum tepat untuk semakin memperbanyak infak, sedekah, dan zakat. Selain memiliki tujuan mulia untuk berbagi, zakat yang biasanya dilakukan menjelang akhir ramadan juga menjadi sarana menyucikan harta dan membersihkan jiwa dari keburukan.

Melalui khotbah Jum’at, 13 Maret 2026, di Masjid Besar Al-Hikmah, Dusun Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Ustaz Achmad Nahrowi menyampaikan bulan ramadan adalah saat yang tepat untuk menunaikan zakat. “Zakat fitrah termasuk ibadah sosial yang memiliki banyak keutamaan di bulan penuh kebaikan,” katanya. “Bagi siapapun yang ikhlas berzakat, maka sesungguhnya ia telah berhasil melalui dua dimensi, yakni sosial dan spiritual.”

Selain untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, zakat yang dikelola dengan tepat dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga. Selain itu, jika berzakat sudah dibiasakan sedari kecil, maka gelora semangat untuk berbagi dan kepedulian sosial akan tumbuh dalam jiwa.

"Umat muslim telah melewati sebulan penuh beribadah puasa dengan berbagai kebaikan yang diwujudkan. Ketika ramadan akan berakhir, zakat fitrah adalah wujud penyucian diri,” ujar Ustaz Achmad memasuki pertengahan khotbah.

Dalam penutup khotbah Jum’at yang berlangsung kurang lebih sepuluh menit ini, Ustaz Achmad mengajak masyarakat untuk berlomba meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci ramadan.

“Bagi umat muslim, zakat bukan sekedar ritual untuk menggugurkan kewajiban melainkan sebagai penyuci harta, pembersihan jiwa, dan pembuka pintu-pintu keberkahan,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....