Mendekati Lebaran, Satgas Pangan Jombang Intensifkan Pantauan Harga Bapok
- 13 Mar 2026 22:58 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Jombang mengintensifkan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Upaya tersebut dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Ploso serta sejumlah distributor minyak goreng di wilayah Kaliwungu, Jumat, 13 Maret 2026.
Pemantauan lapangan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo bersama jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), unsur kepolisian, Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kondisi harga pangan di wilayah Jombang relatif stabil dengan pasokan yang dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
“Hasil pemantauan di pasar menunjukkan harga bahan pokok masih terkendali dan ketersediaan stok dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri,” kata Agus.
Dari hasil pengecekan di lapangan, sejumlah komoditas tercatat mengalami pergerakan harga. Cabai rawit merah dilaporkan mengalami penurunan cukup signifikan hingga berada di kisaran Rp60.000 per kilogram, sementara cabai merah besar turun menjadi sekitar Rp28.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga daging sapi tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp120.000 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp115.000 per kilogram.
Meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, pemerintah daerah menilai kondisi tersebut masih dalam batas wajar. Agus menyebut komoditas utama seperti beras dan minyak goreng juga masih terpantau stabil.
“Secara umum kondisi harga masih cukup baik. Memang ada komoditas tertentu seperti daging sapi yang mengalami kenaikan, tetapi sejumlah bahan pokok lain seperti beras dan minyak goreng relatif stabil, bahkan harga cabai justru mengalami penurunan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Jombang, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi dengan Satgas Pangan, TPID, serta aparat kepolisian untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga menjelang Idulfitri. Pemantauan distribusi dari tingkat distributor hingga pasar juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran rantai pasok.
Jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar ataupun indikasi penimbunan bahan pokok, pemerintah daerah menyatakan siap melakukan langkah intervensi pasar sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat.
Melalui pengawasan tersebut, pemerintah berharap masyarakat Kabupaten Jombang dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan maupun lonjakan harga bahan pangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....