Menjelang Lebaran, Aktivitas Penjualan Beras di Pare Alami Peningkatan
- 09 Mar 2026 09:50 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Menjelang Idul Fitri 1447 H dan kewajiban masyarakat untuk memenuhi zakat fitrah, aktivitas penjualan beras di Pasar Pamenang, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, mengalami peningkatan. Namun, kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan .
Hal ini disampaikan salah satu pedagang beras di Pasar Pamenang Pare, Kus, yang mengatakan bahwa aktivitas penjualan memang sedikit meningkat dibanding hari biasa, tetapi tidak menunjukkan lonjakan besar. Ia menjelaskan bahwa harga beras juga masih relatif stabil.
“Kenaikan penjualan ada, tetapi tidak terlalu signifikan. Harga juga masih stabil. Untuk beras medium sekitar Rp13.500 sampai Rp14.000 per kilogram, sedangkan beras premium sekitar Rp15.000 per kilogram,” ujar Kus, saat ditemui RRI di kiosnya, Senin, 9 Maret 2026.
Hal serupa disampaikan pedagang beras lainnya di pasar yang sama, Sayuti. Ia menyebutkan bahwa ketersediaan beras dari pengepul maupun petani masih aman sehingga tidak memicu kenaikan harga di tingkat pedagang.
“Stok beras masih aman, baik dari pengepul maupun dari petani. Harga juga tidak ada yang naik,” kata Sayuti.
Namun, menurutnya, kondisi penjualan menjelang Idul Fitri tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Ia memperkirakan penurunan daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi situasi tersebut.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, sekarang penjualannya tidak terlalu ramai. Mungkin karena kondisi ekonomi sedang melemah sehingga daya beli masyarakat juga menurun. Meski ada kebutuhan zakat fitrah, kenaikan penjualan hanya sekitar 10 persen. Padahal tahun lalu naik 50 persen,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pembeli di Pasar Pamenang, Nia, mengaku membeli beras untuk kebutuhan zakat fitrah sekaligus untuk keperluan berjualan. Namun ia tidak membeli dalam jumlah besar karena harus menyesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini.
“Saya beli beras untuk zakat fitrah dan untuk jualan juga, tetapi tidak banyak. Sekarang harga bahan pokok naik semua, jadi harus membatasi pembelian,” ujar Nia.
Saat ini, pedagang maupun pembeli berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H, agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani.