Menggelorakan Spirit Nuzulul Qur’an di 17 Ramadan
- 07 Mar 2026 22:45 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Menggelorakan spirit Nuzulul Qur’an pada malam 17 ramadan bertepatan pada bulan diturunkannya Al-Qur’an adalah sesuatu yang sangat mulia. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Zainal Fanani, S.Ag., Penyuluh Agama Islam, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Jawa Timur, melalui Program Kultum Ramadan RRI Kediri, Sabtu, 7 Maret 2026.
“Bulan ramadan adalah bulan dimana diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan rahmat bagi seluruh alam,” kata Ustaz Zainal memasuki awal segmen. “Melalui spirit Nuzulul Qur’an, kita mulai belajar memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dengan segala petunjuk-petunjuknya.”
Menurut Ustaz Zainal, dengan mempelajari dan memahami Al-Qur’an, cakrawala kita akan terbuka manakala mengetahui perbedaan antara yang haq dan yang bathil. “Niatkan membaca Al-Qur’an untuk mendekatkan diri pada Allah dan supaya memahami segala petunjuk-petunjuk-NYA,” ujarnya, Sabtu sore.
Al-Qur’an secara teologis diturunkan melalui dua tahapan, yakni pada malam lailatul qadar dan pada saat 17 Ramadan di Gua Hira. Merujuk pada dua tahapan itu, maka penting bagi umat muslim yang masih diberikan kesempatan oleh Allah agar mengoptimalkan tholabul ilmi dalam mempelajari Al-Qur’an.
“Jangan berhenti berikhtiar menggapai Nuzulul Qur’an. Orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan memperoleh pahala dari Allah SWT,” ucap Ustaz Zainal. “Orang yang masih pemula belajar Al-Qur’an dan masih terbata-bata membacanya, maka ia akan mendapat dua pahala, yakni pahala karena telah membacanya, dan pahala atas usaha belajar sungguh-sungguh."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....