Optimalisasi Sistem 'Guna Ulang' saat Ramadan dan Lebaran

  • 04 Mar 2026 16:44 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Optimalisasi sistem 'guna ulang' pada saat beraktivitas di bulan suci ramadan maupun lebaran sudah saatnya dikampanyekan di berbagai kalangan. Hal ini disampaikan oleh Chandra Iman Asrori, Koordinator Forum Kali Brantas Wilayah Kediri, Jawa Timur, dalam Program Dialog ‘Kediri Menyapa’ edisi Rabu, 4 Maret 2026.

“Ini sejalan dengan Menteri Lingkungan Hidup yang telah menetapkan surat edaran nomor dua tahun 2026 mengenai pembatasan dan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai,” kata Chandra.

Chandra mengingatkan agar jangan sampai kegiatan berbagi di bulan ramadan maupun aktivitas lebaran justru meninggalkan banyak sampah plastik sekali pakai yang sulit terurai dan akan abadi.

Chandra mencontohkan kegiatan berbagi takjil dan makanan untuk berbuka di Masjid Darul Falah, Pare, Kabupaten Kediri, yang dilakukan dengan sistem 'guna ulang' dan ramah lingkungan tanpa plastik sekali pakai. “Panitia bagi takjil menggunakan sendok stainless, daun pisang, dan kertas minyak untuk alas makanan. Selain itu, tempat air minum isi ulang juga disediakan,” ujarnya.

Chandra mengajak seluruh warga untuk beraktivitas ramadan dan lebaran penuh berkah dan hikmah tanpa sampah. “Saat ini fokus kita di Forum Kali Brantas Wilayah Kediri adalah membranding anak-anak muda generasi Z supaya aktif mengkampanyekan pembatasan dan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai,” ucapnya.

Di akhir segmen perbincangan, Chandra mengkritisi masih rendahnya kesadaran pelaku UMKM serta warga terhadap pembatasan penggunaan sampah plastik sekali pakai. “Edukasi kepada warga dan para pelaku UMKM khususnya untuk menjalankan wirausahanya dengan ramah lingkungan harus terus dimasifkan,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....