Selama Ramadan, Pekerjaan Rumah Dilarang Memberatkan Siswa

  • 25 Feb 2026 19:08 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Selama bulan suci Ramadan 1447 H, sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Jombang diingatkan agar tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) yang memberatkan siswa.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, menegaskan bahwa pembatasan tersebut bukan berarti melarang seluruh tugas rumah. Ia menyatakan sekolah diminta lebih selektif dalam menentukan bentuk dan beban tugas.

“Kami mengimbau agar sekolah tidak memberikan tugas atau proyek yang membebani siswa. Jika ada penugasan, sebaiknya ringan, bersifat edukatif, dan tetap menyenangkan,” ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.

Menurutnya, substansi kebijakan terletak pada pengaturan proporsi, bukan pada penghapusan aktivitas belajar di rumah. Ia menilai Ramadan harus menjadi momentum bagi siswa untuk menyeimbangkan kewajiban akademik dan kegiatan spiritual.

“Bukan berarti siswa sama sekali tanpa tugas di rumah. Namun, pendekatannya perlu diatur agar mereka tetap dapat menjalankan ibadah dengan baik, menjaga interaksi sosial, serta melakukan kegiatan positif di lingkungannya,” jelasnya.

Penyesuaian ini mengacu pada Surat Edaran Bersama Tiga Menteri tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan.

Diketahui, kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung pada 23 Februari sampai 14 Maret 2026 dengan penguatan pendidikan karakter, peningkatan iman dan takwa, kepemimpinan, serta kegiatan sosial.

“Untuk siswa beragama Islam, sekolah dianjurkan mengisi Ramadan dengan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, dan kajian keagamaan. Sementara siswa nonmuslim tetap difasilitasi melalui bimbingan rohani sesuai agama dan kepercayaan masing-masing,” katanya.

Libur bersama Idulfitri ditetapkan pada 16–20 Maret serta 23–27 Maret 2026, dan aktivitas pembelajaran kembali berjalan normal pada 30 Maret 2026.

Selain pembatasan tugas, Cabdindik juga meminta sekolah mengurangi intensitas kegiatan fisik seperti PJOK dan kepanduan selama Ramadan. Perhatian khusus tetap diberikan kepada siswa berkebutuhan khusus serta mereka yang berpotensi mengalami ketertinggalan materi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....