Menjelang Ramadan, Penjualan Bunga Makam Naik

  • 16 Feb 2026 17:17 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, penjualan bunga makam untuk kebutuhan tradisi ziarah atau nyekar makam di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan.

Pedagang bunga makam di Kabupaten Kediri, Sri Lestari, mengatakan permintaan bunga mengalami lonjakan hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Kenaikan tersebut mulai terasa sejak tiga hari terakhir menjelang Ramadan, seiring meningkatnya aktivitas ziarah keluarga ke makam leluhur.

“Kalau bunga naik, seratus persen. Ini banyak yang cari karena mau dipakai buat nyekar ke makam sama orang-orang,” ujar Sri Lestari saat ditemui RRI, Senin, 16 Februari 2026.

Meski permintaan meningkat tajam, Sri menyebut kondisi tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan stok di tingkat petani bunga. Keterbatasan pasokan membuat harga beli dari petani cenderung lebih mahal, terutama untuk jenis bunga tertentu.

“Barangnya sedikit, jadinya kita masok dari petani lebih mahal. Seperti mawar dan kenanga, itu kita beli per kilo bisa sampai Rp. 300.000,” katanya.

Kendati demikian, Sri memastikan tidak menaikkan harga jual kepada konsumen. Ia memilih menyesuaikan komposisi isi dalam setiap paket bunga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Di saya tetap segitu harganya. Cuma ya pintar-pintarnya kita mengatur isinya, diisi bunga apa saja dan berapa macam. Kalau dinaikkan juga kasihan yang beli,” ucapnya.

Peningkatan penjualan bunga makam ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga awal Ramadan, seiring masih kuatnya tradisi ziarah sebagai bagian dari persiapan spiritual masyarakat sebelum menjalankan ibadah puasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....