Warga Kediri Ikuti Tradisi Megengan Menjelang Ramadan
- 14 Feb 2026 20:53 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Puluhan warga di Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri menggelar tradisi Megengan menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pada Sabtu malam, 14 Februari 2026, di Masjid Al-Huda.
Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan spiritual masyarakat sebelum menjalankan ibadah puasa. Warga berdatangan ke masjid dengan membawa aneka hidangan khas Megengan. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan tahlilan yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Salah seorang warga setempat, Liani, mengatakan bahwa tradisi Megengan memiliki makna penting bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Megengan ini sudah menjadi kebiasaan turun-temurun di desa kami. Selain untuk berdoa bersama, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembagian makanan khas, seperti kue apem bukan sekadar tradisi, tetapi juga memiliki pesan moral.
“Ada apem, ada pisang, macem-macem. Kalau kue apem ini melambangkan permohonan maaf. Menjelang Ramadan, kami diingatkan untuk saling memaafkan agar bisa menjalankan puasa dengan hati yang bersih. Terus ada juga yang membawa nasi berkat (nasi kotak),” katanya.
Menurut Liani, keterlibatan warga dalam tradisi Megengan juga menunjukkan semangat kebersamaan yang masih terjaga.
“Semua warga ikut berpartisipasi, dari anak-anak sampai orang tua. Ini membuat suasana menjelang Ramadan terasa lebih hangat dan penuh kebersamaan,” ucapnya.
Melalui tradisi Megengan, masyarakat Desa Jajar berharap dapat menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin, serta menjaga nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....