Tips Ideal dan Aman Berolahraga Renang Saat Berpuasa
- 17 Mar 2025 05:45 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Bulan Ramadan yang mewajibkan umat muslim untuk berpuasa tentu tidak bisa dijadikan alasan untuk berhenti berolahraga, terutama renang. Menurut Zainul Arifin (48), Pengurus Akuatik Indonesia Wilayah Kabupaten Kediri, aktivitas olahraga air memang berpotensi membatalkan puasa, namun hal ini dapat dihindari jika renang dilakukan secara ideal dan aman.
“Lapar dan dehidrasi akan muncul ketika berenang karena tubuh kehilangan zat cair dan tetap membuang energi serta keringat. Sebaiknya minum banyak air dan makan secukupnya pada saat sahur jika sudah ada rencana untuk olahraga renang, “ kata Zainul, sapaan akrabnya, Senin (17/3/2025).
Zainul turut menyampaikan bahwasanya waktu, durasi, dan pemilihan gaya berenang juga harus diperhatikan saat sedang berpuasa. “Pilih waktu pagi hari untuk menghindari teriknya matahari, atau sore mendekati waktu berbuka. Durasi 30 menit sudah cukup. Pilih gaya renang santai seperti punggung dan dada. Hindari gaya kupu-kupu atau bebas karena ini lebih bertenaga,“ ujar pria yang juga merupakan ASN Pemkot Kediri ini.
“Menyelam terlalu dalam akan berpotensi menelan air secara tidak sengaja, maka sebaiknya dihindari. Teknik pernafasan tepat juga perlu diperhatikan seperti menarik nafas saat kepala masih berada di atas air kemudian membuangnya melalui hidung ketika kepala kembali di atas air,“ ucap Zainul, Senin pagi.
Mengenali batas dan kemampuan tubuh merupakan hal paling prinsip yang juga tidak boleh dikesampingkan. “Fisik masing-masing orang berbeda-beda. Jika sebelum 30 menit sudah merasa lelah, pusing, sebaiknya segera berhenti. Bagi yang ragu karena takut puasa batal, olahraga renang masih bisa dilakukan di malam hari,“ kata Zainul kepada RRI Kediri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....