FKUB Perluas Larangan Sound Horeg untuk Bangunkan Sahur

  • 11 Mar 2025 12:14 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Untuk menciptakan suasana kondusif saat Ramadan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kabupaten Kediri, memperluas larangan pemakaian sound horeg demi membangunkan sahur secara keliling. Menurut Ketua FKUB, Kabupaten Kediri, Dafid Fuadi, di satu sisi, bahwa pemakaian sound horeg untuk membangunkan umat muslim yang akan sahur memang memiliki manfaat.

Namun, di sisi lain, hal itu menimbulkan efek bising, atau mengganggu lingkungan, terutama ketika umat agama lain tengah beristirahat. "Kalau pakai sound horeg untuk membangunkan orang supaya sahur, tentu ini tidak benar. Sebab, lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya," kata Dafid.

Selain adanya larangan Sound Horeg, FKUB setempat juga berpesan kepada warga, agar tidak membesarkan pengeras masjid atau musala dengan volume terlalu besar. "Kami sudah berkoordinasi dengan pengurus Musala atau masjid di Kabupaten Kediri untuk aturan tersebut. Alhamdulillah hari ke-11 Ramadan sampai sekarang larangan ini sudah dihindari oleh mereka dan semuanya kondusif," kata Dafid.

Sebelumnya, Mujib, salah satu santri di Ponpes Lirboyo Kediri mengatakan, setiap menjumpai Bulan Ramadan, ia dan temannya memang memiliki banyak kegiatan, termasuk mengaji Kitab Suci Al Quran. "Untuk agenda mengaji di Ponpes Lirboyo, terbagi dalam sejumlah kelas. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan santri, yakni mulai dari tingkat pelajar anak, hingga dewasa," katanya.

Ia berharap, dengan banyak menggelar kegiatan selama Ramadan maka bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus bisa menambah pahala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....