Awal Ramadan, Kota Kediri Alami Deflasi 0,98%
- 05 Mar 2025 16:13 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Memasuki awal Ramadan 1446 H, Kota Kediri mencatatkan deflasi sebesar 0,98% pada Februari 2025. Angka ini jauh lebih dalam dibandingkan deflasi rata-rata Provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional.
Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono, menjelaskan bahwa penurunan harga cabe rawit, ayam ras, bawang merah, dan sayuran turut berperan dalam deflasi tersebut. "Diskon tarif listrik 50% juga menjadi faktor utama," ujarnya kepada RRI, Rabu sore, (5/3/2025).
Namun, beberapa komoditas mengalami lonjakan harga. "Harga emas perhiasan naik 8,19%, gas 5,5%, dan beberapa bahan pangan seperti minyak goreng," katanya.
Pemerintah Kota Kediri, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terus menjaga stabilitas harga dengan langkah strategis. Langkah-langkah itu termasuk menjaga stok barang dan memastikan distribusi lancar.
Emil mengingatkan masyarakat untuk bijak berbelanja, menghindari panic buying, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran. "Belanjalah sesuai kebutuhan untuk mencegah kelangkaan," ujarnya.
BPS juga melakukan pemantauan harga secara berkala dengan koordinasi nasional. "Kami pastikan data yang disampaikan selalu akurat," ungkapnya.
Dengan upaya pemerintah dan kesadaran masyarakat, diharapkan harga bahan pokok di Kota Kediri tetap terkendali sepanjang Ramadan 1446 H.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....