Kementan Imbau Masyarakat Tidak Fomo Belanja Ramadhan
- 28 Feb 2025 20:52 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Kementerian Pertanian mengimbau masyarakat tidak Fomo (Fear of Missing Out) belanja selama bulan Ramadhan. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono dalam laman resmi Kementan, dikutip pada Jumat (28/02/2025). Ia menyebut perilaku fomo dapat memperburuk situasi dan menyebabkan lonjakan harga yang lebih tinggi.
"Kepanikan dalam berbelanja justru dapat memperburuk situasi dan menyebabkan lonjakan harga," ucap Sudaryono.
Fomo didefinisikan sebagai perasaan takut tertinggal yang menyebabkan kecemasaan dan perasaan tidak puas. Sehingga, individu yang mengalami fomo akan berlomba-lomba untuk melakukan dan merasakan hal sama seperti yamg dilakukan orang lain. Dalam korelasinya dengan puasa dan ramadhan, masyarakat dilarang untuk panic buying sehingga memicu potensi untuk penimbunan barang-barang kebutuhan pokok dan faktor penyebab kelangkaan bapok di tengah masyarakat.
Wamentan menegaskan stok kebutuhan pokok selama ramadhan akan dijamin aman. Pemerintah terus mengupayakan supaya harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak merugikan masyarakat.
"Stok pangan nasional aman dan pemerintah terus bergerak untuk menjaga stabilitas harga seperti pelaksanaan operasi pasar murah," ujar Wamentan.
Wamentan juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir karena pemerintah akan menjaga komitmen melayani masyarakat dengan menjaga supply dan demand.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....