Debut Bersejarah Empat Negara di Piala Dunia FIFA 2026

  • 10 Jun 2026 07:49 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Piala Dunia FIFA 2026 akan menghadirkan warna baru dalam sejarah sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya, empat negara berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia setelah memanfaatkan bertambahnya kuota peserta menjadi 48 tim.

Dilansir dari laman fifa.com, empat negara tersebut adalah Uzbekistan dan Yordania dari Asia, Tanjung Verde dari Afrika, serta Curaçao dari kawasan Karibia. Bagi keempatnya, Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan perdana di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Uzbekistan menjadi salah satu debutan yang paling mencuri perhatian. Tim berjuluk White Wolves itu sukses mengamankan tiket setelah finis sebagai runner-up Grup A pada putaran ketiga kualifikasi Asia.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari peran pelatih legendaris Italia, Fabio Cannavaro, yang berhasil membangun mentalitas juara dalam skuadnya. Kelolosan Uzbekistan juga memecahkan kutukan panjang sebagai tim yang kerap gagal di saat-saat krusial kualifikasi.

Dengan materi pemain berkualitas seperti Abdukodir Khusanov dan Eldor Shomurodov, Uzbekistan diprediksi memiliki peluang besar melangkah ke babak 32 besar. Meski harus bersaing dengan Portugal, Kolombia, dan Republik Demokratik Kongo di Grup K.

Sementara itu, Yordania melanjutkan kisah indah yang telah dimulai sejak keberhasilan mereka menembus final Piala Asia 2024. Tim berjuluk The Chivalrous Ones lolos otomatis sebagai runner-up Grup B kualifikasi Asia dan menjadi simbol kebangkitan sepak bola Asia Barat.

Di bawah arahan Jamal Sellami, Yordania dikenal memiliki pertahanan solid dan serangan balik cepat yang mampu merepotkan tim-tim besar. Meski tergabung dalam Grup J bersama Argentina, Austria, dan Aljazair, Yordania diyakini mampu memberikan kejutan.

Dari Afrika, Tanjung Verde menjadi cerita inspiratif lainnya, negara kepulauan dengan populasi sekitar 600 ribu jiwa itu berhasil membuat kejutan besar. Dengan menjuarai Grup D kualifikasi Afrika dan menyingkirkan Kamerun yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama benua tersebut.

Tanjung Verde mengandalkan organisasi pertahanan disiplin serta kekuatan fisik khas Afrika Barat. Namun tantangan berat sudah menanti mereka di Grup H yang dihuni Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Meski peluang lolos terbilang sulit, semangat juang mereka tetap menjadi daya tarik tersendiri.

Adapun Curaçao menjadi wakil debutan dari kawasan CONCACAF setelah tampil dominan sebagai juara Grup B putaran ketiga kualifikasi. Negara kecil di Karibia tersebut memiliki karakter unik karena sebagian besar pemainnya merupakan diaspora yang berkarier di Belanda.

Dilatih pelatih veteran Dick Advocaat, Curaçao mengandalkan permainan teknik tinggi dan operan cepat yang terinspirasi filosofi sepak bola Belanda. Kehadiran pemain seperti Tahith Chong dan Jurgen Locadia menambah kualitas skuad berjuluk The Blue Wave itu. Meski berada satu grup dengan Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading, Curaçao diprediksi mampu menjadi kuda hitam yang menyulitkan lawan-lawannya.

Kehadiran empat negara debutan ini menjadi bukti bahwa perluasan format Piala Dunia membuka kesempatan lebih besar bagi negara-negara berkembang untuk tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia. Kini, Uzbekistan, Yordania, Tanjung Verde, dan Curaçao bersiap menulis babak baru dalam sejarah sepak bola negara masing-masing saat Piala Dunia 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....