KONI Kediri Naikkan Target Emas di Porprov, Seleksi Cabor Diperketat
- 28 Sep 2026 16:54 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri — KONI Kota Kediri menaikkan target perolehan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun depan. Target yang sebelumnya 70 medali emas kini dipatok menjadi 85 emas, sehingga seleksi cabang olahraga dan atlet yang akan memperkuat kontingen Kota Kediri dilakukan lebih selektif.
Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, mengatakan seluruh cabang olahraga (cabor) tetap memiliki peluang untuk tampil di Porprov. Namun, setiap cabor harus memenuhi ketentuan dan menunjukkan prestasi melalui kejuaraan resmi sebagai bagian dari proses seleksi.
Ajang seperti Kejuaraan Daerah (Kejurda), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), maupun Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dapat menjadi sarana bagi cabor untuk membuktikan kemampuan. Prestasi yang diraih dari kompetisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan KONI dalam menentukan keberangkatan.
“Tetap ada ketentuan, bisa ikut dulu kejurprov resmi. Contohnya bola tangan, sebelumnya tidak ikut Porprov. Setelah berbenah, di kejurprov bisa langsung meraih perunggu. Itu luar biasa dan akhirnya mendapat tiket Porprov,” ujar Koko, Senin, 28 September 2026.
Menurut Koko, capaian minimal dari kejuaraan resmi dapat menjadi pijakan bagi cabor untuk memperoleh kesempatan tampil di Porprov. Selain prestasi, khusus olahraga beregu terdapat tahapan prakualifikasi yang harus dilalui sebelum memperoleh tiket ke ajang tersebut.
“Bukan berarti kami tidak memberangkatkan. Semua tetap berdasarkan regulasi. Kalau cabor beregu memiliki tahapan pra dan berhasil lolos, tentu kami harus tetap memberangkatkannya,” jelasnya.
KONI Kota Kediri juga menegaskan cabor tidak diperbolehkan mengikuti Porprov secara mandiri. Kebijakan tersebut diterapkan karena keberangkatan kontingen harus mengikuti mekanisme pembinaan, regulasi kompetisi, serta pertimbangan prestasi.
Koko menambahkan, peningkatan target medali emas menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan cabor dan atlet yang masuk dalam kontingen. Di sisi lain, KONI juga perlu memperhatikan efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program menuju ajang olahraga bergengsi dua tahunan di Jawa Timur tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....