Menunggu Keajaiban dari Masalembo, Satu Keluarga di Kediri Jadi Korban KMP Virgo

  • 14 Sep 2026 14:00 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Empat nama itu tercatat dalam manifest KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin, kapal yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa
  • Hanya doa dan harapan yang bisa dikirimkan keluarga besar di Kediri saat ini

RRI.CO.ID, Kediri – Kondisi rumah di Jalan Suparjan Mangun Wijaya Nomor 114, Kelurahan Bujel, Mojoroto biasanya tampak ramai. Ada suara anak kecil, ada tawa, ada obrolan.

Namun sejak Sabtu lalu, 12 September 2026, rumah itu mendadak sepi. Pemiliknya, satu keluarga beranggotakan empat orang, memilih berangkat ke Surabaya.

Upaya ini diwujudkan, bukan untuk liburan. Mereka pergi mencari kejelasan nasib orang-orang yang mereka sayangi.

Masing-masing anggota keluarga ini, antara lain Winarsih 48 tahun, Ermanto 41 tahun, Amelia Elsa Mahera 16 tahun, dan Kayla Ermania Rizky 6 tahun. Empat nama itu tercatat dalam manifest KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin, kapal yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu dini hari, 13 September 2026.

Pada Senin, 14 September 2026, Sigit Sugiarto, kakak ipar Winarsih, masih ingat betul saat adik sekeluarga ini berpamitan terakhir. Jumat kemarin, satu keluarga itu berangkat dengan koper dan harapan baru.

"Rencananya ke Kalimantan mau menemui teman dan bekerja di sana. Mereka berangkat empat orang, satu keluarga," ujar Sigit pelan di teras rumah yang kini kosong.

Tapi, kabar buruk itu datang, setelah adanya konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Hal ini langsung membuat seluruh keluarga besar di Kediri terpukul.

Sejak saat itu, waktu di rumah ini seperti berhenti dan tang ada hanya menunggu. Menunggu telepon dari posko di Surabaya, terkait perkembangan kabar terbaru.

"Kami di sini cuma bisa saling menunggu berita terbaru dari posko sana. Semanifest-nya memang benar mereka berempat ada di dalam kapal itu," ucap Sigit dengan mata berkaca-kaca.

Lurah Bujel, I Wayan Yudiana, membenarkan empat warganya itu memang berangkat bersama. Sejak kabar tenggelamnya KMP Virgo tersebar, ia bersama tim dari Polres Kediri Kota langsung mendatangi rumah duka.

"Hari ini pihak keluarga sudah berangkat ke Surabaya dengan membawa sejumlah dokumen pendukung yang dibutuhkan tim identifikasi, seperti ijazah untuk keperluan pencocokan sidik jari. Untuk prosedur lain seperti tes DNA, kami masih menunggu petunjuk lanjutan dari tim medis dan identifikasi di Surabaya," kata Wayan.

Pemerintah Kelurahan Bujel memastikan akan mendampingi penuh keluarga korban. Mulai dari bantuan transportasi ke Surabaya, hingga kebutuhan logistik selama proses pencarian berlangsung.

Di tengah laut Masalembo, tim SAR gabungan masih terus menyisir. Sementara di Bujel, satu rumah masih menunggu.

Hanya doa dan harapan yang bisa dikirimkan keluarga besar di Kediri saat ini. Mereka berharap ada keajaiban dari tengah perairan Masalembo, Laut Jawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....