Hadapi Bonus Demografi, Wapres Dorong Santri Perkuat Karakter dan Jiwa Wirausaha
- 29 Jun 2026 20:22 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mendorong kalangan santri untuk memperkuat karakter, meningkatkan kualitas diri, serta memiliki jiwa kewirausahaan sebagai bekal menghadapi bonus demografi Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-47 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Senin, 29 Juni 2026.
Di hadapan ribuan peserta yang berasal dari santri dan alumni Pondok Pesantren Gadingmangu, Gibran menilai bonus demografi akan menjadi peluang besar apabila generasi muda dipersiapkan dengan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus membentuk karakter, akhlak, dan kemandirian.
"Anak-anak muda harus terus memperkaya wawasan, memperkuat akhlak dan karakter, sekaligus memiliki bekal untuk mandiri melalui keterampilan berwirausaha. Persiapan itu penting agar kita benar-benar siap menyambut bonus demografi yang akan datang," ujar Gibran.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga meninjau Al Qomar Bakery, unit usaha milik Pondok Pesantren Wali Barokah yang dijadikan sarana pembelajaran kewirausahaan bagi para santri. Ia mengapresiasi perkembangan usaha tersebut yang telah menghasilkan puluhan varian produk serta memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran.
"Program seperti ini sangat positif karena membekali santri dengan keterampilan yang bisa langsung diterapkan. Saya berharap model pembinaan seperti ini dapat dikembangkan di lebih banyak pondok pesantren," katanya.
Pemilik Al Qomar Bakery, Uswatun Hasanah, mengatakan usaha tersebut bermula dari bantuan Kementerian Perindustrian yang kemudian dikembangkan sebagai media pembelajaran bagi para santri agar memiliki kemampuan berwirausaha setelah menyelesaikan pendidikan di pondok.
"Berawal dari bantuan Kementerian Perindustrian, usaha ini terus kami kembangkan menjadi tempat belajar bagi santri. Harapannya, setelah lulus mereka memiliki keterampilan dan keberanian untuk membangun usaha secara mandiri," jelas Uswatun.
Selain menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, Gibran juga mengingatkan generasi muda agar menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa. Ia meminta para santri tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan.
"Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk terpecah. Generasi muda harus bijak menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, serta terus menjaga persatuan karena pembangunan hanya dapat berjalan dengan baik dalam situasi yang aman dan solid," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Permata CAI 2026, H. Achmad Fawwaz Abd Aziz, mengatakan perkemahan tersebut dirancang sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Selama lima hari, peserta akan mendapatkan berbagai materi mulai dari wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, kepemimpinan, dakwah, hingga hukum.
"Kami berharap kegiatan ini mampu mencetak generasi muda yang religius, mandiri, berjiwa nasionalis, dan memiliki kesiapan menghadapi bonus demografi sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....