Wabup Jombang Resmikan SPPG Babusalam

  • 25 Jan 2026 18:39 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Wakil Bupati Jombang Salmanudin meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Pondok Pesantren Babusalam di Kecamatan Mojoagung, Minggu, 25 Januari 2026. Peresmian ini menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Jombang.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup yang akrab disapa Gus Salman menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab pengelola SPPG dalam menyajikan makanan bergizi bagi penerima manfaat. Ia menegaskan, nilai makanan MBG yang telah ditetapkan pemerintah tidak boleh dijadikan ruang untuk mencari keuntungan pribadi.

“Nilai makanan yang sudah ditentukan tidak boleh dipotong untuk kepentingan apa pun. Kualitas harus dijaga dan standar operasionalnya jelas. Ini tidak bisa ditawar,” tegas Gus Salman.

Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan, terutama dari sisi kebersihan dan keamanan pangan. Pengalaman pengelolaan dapur di lingkungan pesantren, menurutnya, menjadi contoh penting dalam menjaga mutu makanan.

“Di lingkungan pesantren seperti Babusalam, makanan selalu disajikan dalam kondisi baru dan higienis. Itu yang harus dipertahankan, karena menyangkut kesehatan anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan PP Babusalam, KH. Sa’durrohim Yazid, menilai program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan yang membawa dampak positif bagi tumbuh kembang peserta didik. Ia berharap kecukupan gizi dapat mendukung lahirnya generasi yang sehat secara fisik maupun mental.

“Program ini sangat baik. Dengan asupan gizi yang cukup, kami berharap anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan memiliki kecerdasan yang optimal,” katanya.

Selain berdampak pada peserta didik, Sa’durrohim menambahkan bahwa keberadaan SPPG juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan sebagai tenaga kerja. Ia mengajak seluruh pihak menjalankan program tersebut dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

“Mari kita jalankan amanah ini dengan sungguh-sungguh dan tulus, agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan,” ucapnya.

Kepala Dapur SPPG Yayasan PP Babusalam, Naufal, menjelaskan bahwa pada tahap awal, program MBG di SPPG Babusalam menargetkan sekitar 2.500 penerima manfaat. Sasaran tersebut mencakup siswa dari jenjang PAUD hingga SMA sederajat.

“Operasional SPPG dimulai pekan ini dengan sasaran utama siswa. Jika sudah berjalan stabil, tahap berikutnya akan menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelas Naufal.

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar pelayanan gizi yang diberikan dapat berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....