Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, Pemkab Jombang Maksimalkan SPPG

  • 23 Jan 2026 17:44 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang — Pemerintah Kabupaten Jombang terus mengoptimalkan peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tepat sasaran dan merata. Penguatan jaringan SPPG dinilai menjadi kunci agar layanan gizi dapat menjangkau seluruh penerima manfaat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Bupati Jombang Warsubi mengatakan, hingga Januari 2026 tercatat sebanyak 67 SPPG telah beroperasi di berbagai wilayah. Namun, jumlah tersebut belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan riil di lapangan.

“Jika disesuaikan dengan jumlah sasaran penerima MBG, Jombang masih membutuhkan tambahan sekitar 30 SPPG agar distribusinya benar-benar merata,” ujar Warsubi usai meresmikan tiga SPPG Polres Jombang, Jumat, 23 Januari 2026.

Selain memperluas cakupan layanan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar pada aspek keamanan dan kualitas pangan. Dari total SPPG yang ada, baru 45 unit yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara sisanya masih dalam proses penilaian Dinas Kesehatan.

“Proses verifikasi tetap berjalan. Kami ingin memastikan seluruh SPPG memenuhi standar kebersihan dan keamanan sebelum melayani masyarakat,” katanya.

Warsubi menegaskan, pengawasan terhadap rantai pasok bahan pangan menjadi bagian penting dalam penguatan SPPG. Ia meminta bahan baku, terutama protein hewani seperti daging ayam, berasal dari sumber yang telah tersertifikasi.

“Bahan pangan harus dipastikan aman sejak dari hulu. Ini penting untuk mencegah risiko kesehatan di tingkat penerima manfaat,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemkab Jombang mendorong agar SPPG turut berperan dalam menggerakkan ekonomi lokal. Menurut Warsubi, kebutuhan bahan pangan SPPG seharusnya dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat sekitar.

“Petani dan peternak lokal bisa menjadi pemasok utama. Dengan begitu, manfaat program ini tidak hanya dirasakan dari sisi gizi, tetapi juga ekonomi,” katanya.

Ia berharap sinergi antara program MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih terus diperkuat, sehingga upaya pemenuhan gizi berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....