Dukung Pemenuhan Gizi, SPPG Polres Jombang Resmi Beroperasi
- 23 Jan 2026 17:29 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Upaya mendukung pemenuhan gizi anak sekolah di Kabupaten Jombang diperkuat dengan mulai beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Jombang. Fasilitas tersebut diresmikan di Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, Jumat, 23 Januari 2026.
Peresmian SPPG dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, serta unsur Forkopimda lainnya. SPPG ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan, kehadiran SPPG merupakan bentuk komitmen Polres Jombang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami ingin program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar berjalan dan memberi kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Polres Jombang menyiapkan enam titik SPPG di wilayah Kabupaten Jombang. Pada tahap awal, tiga SPPG resmi dioperasikan di Kelurahan Jombatan, Kecamatan Mojoagung, dan Kecamatan Ngoro.
“Hari ini kami resmikan tiga lokasi lebih dulu. Selanjutnya akan menyusul titik lainnya untuk memperluas jangkauan layanan,” kata Ardi.
Selain mendukung pemenuhan gizi, Ardi menilai keberadaan SPPG juga berpotensi mendorong perekonomian lokal melalui pelibatan masyarakat.
“Kami optimistis SPPG bisa menjadi penggerak ekonomi daerah, bersinergi dengan program lain seperti BUMDes, Koperasi Desa Merah Putih, dan gapoktan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi menyambut baik pengoperasian SPPG Polres Jombang. Atas nama Pemkab Jombang, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak.
“Kami berharap SPPG ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kecukupan gizi anak-anak di Kabupaten Jombang,” ungkapnya.
Menurut Warsubi, pemenuhan gizi yang baik berperan penting dalam menunjang prestasi belajar pelajar. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang disajikan.
“Saya berpesan agar seluruh proses di SPPG dilaksanakan sesuai standar Badan Gizi Nasional, mulai pemilihan bahan, pengolahan, hingga distribusi, agar keamanan pangan tetap terjaga,” tegasnya.
Bupati juga menekankan aspek kebersihan dan kehati-hatian sebagai prinsip utama pengelolaan SPPG. Selain itu, ia berharap SPPG mampu memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
“Salah satu tujuan besar program ini adalah menggerakkan ekonomi lokal, sehingga perlu sinergi dengan BUMDes dan koperasi desa dalam pengadaan bahan pangan,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....