Lontong Kupang Sidoarjo Manjakan Lidah Pecinta Kuliner Ekstrem Kediri
- 31 Agt 2026 16:18 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Lontong Kupang Sidoarjo Manjakan Lidah Pecinta Kuliner Ekstrem Kediri
- Menikmati seporsi lontong kupang dengan lentho dan sate kerang
RRI.CO.ID, Kediri – Kuliner legendaris lontong kupang asal pesisir Sidoarjo dan Surabaya kini telah melebarkan sayapnya ke Kota Kediri, Jawa Timur. Makanan berkuah panas dengan cita rasa khas yang kuat ini sukses memanjakan lidah para pecinta kuliner ekstrem yang tinggal di Kota Tahu, sebutan untuk Kota Kediri.
Bagi masyarakat asli Kediri, lontong kupang termasuk kuliner yang tidak biasa karena bahan utamanya yang tergolong unik. Selain tekstur yang kenyal dan tampilannya yang berbeda, kupang merupakan jenis kerang laut berukuran kecil seukuran biji beras yang tidak lazim ditemukan di wilayah pedalaman.
“Alhamdulillah, tidak perlu nunggu pulang kampung untuk mengobati rasa kangen lontong kupang. Meskipun porsinya tidak sebanyak kalau beli di Sidoarjo,” kata Ricky Hermanto, warga Kota Kediri yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Senin, 31 Agustus 2026.
“Kalau makan lontong kupang wajib tambah lentho sama sate kerang. Kurang lengkap rasanya kalau tidak pakai dua menu ini. Untungnya di Kediri penyajiannya sama persis dengan yang di Sidoarjo maupun Surabaya,” ujar Ricky, sapaan akrab pria yang telah bekerja dan berdomisili di Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri selama 25 tahun ini.
Lontong kupang memiliki sensasi rasa gurih, manis, pedas, dan sedikit asam dari perasan jeruk nipis yang langsung terasa sejak suapan pertama. Selain itu, perpaduan petis udang yang pekat dengan gurihnya kaldu laut benar-benar berpadu sempurna dengan keunikan tekstur kupang yang lembut di mulut.
Irisan lontong dan lentho berbahan singkong dan bertekstur renyah yang disiram dengan kuah kaldu kupang memang sukses menggugah selera makan. Sebelum disiram kuah panas, piring terlebih dahulu diberi bumbu ulekan segar yang terdiri dari petis udang kupang, bawang putih, gula, garam, dan cabai rawit sesuai selera.
“Sayangnya cuma satu. Belum tersedia minuman es degan ijo seperti warung-warung kupang pada umumnya di Pasuruan, Sidoarjo, dan Surabaya. Fungsinya untuk penawar alami supaya tidak gatal-gatal karena alergi,” ucap Ricky seraya menyambut antusias kehadiran kuliner tempo dulu yang berasal dari kampung halamannya ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....