Kopi Kelapa Ramaikan Khazanah Kuliner Wedang Panas di Kediri
- 04 Mei 2026 11:00 WIB
- Kediri
Poin Utama
- kopi kelapa sangrai
- kopi kelapa ramaikan khazanah kuliner wedang Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Kopi kelapa sangrai kini hadir dan turut meramaikan kuliner wedang panas di Kota Kediri, Jawa Timur. Bagi para penggemar kopi hitam, perpaduan rasa pahit dari biji kopi asli yang khas dengan aroma gurih bercampur legit dari profil parutan kelapa tentu menawarkan sensasi menggoda.
Kemunculan kopi kelapa merupakan bagian dari inovasi dalam dunia kopi nusantara yang tidak hanya menonjolkan kualitas biji kopi, namun juga teknik sangrai inovatif dengan menggunakan bahan alami. Dengan menambahkan kelapa saat proses sangrai biji kopi, akan tercipta rasa manis alami bertekstur creamy meskipun diseduh tanpa menggunakan gula.
“Kopi kelapa sangrai merupakan resep peninggalan si mbah dulu. Rahasianya ada pada tingkat kematangan,” kata Mak Tum, penjual kopi kelapa di Kawasan Pabrik Gula Pesantren, Kota Kediri, Senin, 4 Mei 2026. “Kalau matangnya pas, kadar air juga pas, rasanya akan kuat, berasap, dan pahitnya juga khas pahit kopi hitam, bukan pahit karena gosong.”
Proses sangrai kopi bersama dengan kelapa mampu menciptakan aroma gurih kacang dan wangi cokelat. Selain baik untuk kesehatan karena tidak memerlukan pemanis tambahan dalam pembuatannya, Hal ini menjadikan sensasi minum wedang kopi kelapa akan jauh lebih terasa jika dibandingkan kopi hitam biasa meskipun semua kembali lagi soal selera.
Sejak zaman dulu, tradisi menambahkan kelapa pada saat proses sangrai biji kopi sudah banyak dilakukan di Indonesia. Kebiasaan ini rupanya berlangsung turun-temurun sebagai bagian dari kreativitas yang terus bertumbuh dalam pembuatan kopi asli sebagai simbol kehangatan dan kebersamaan.
“Kalau benar-benar pecinta kopi, pasti bisa melihat kopi kelapa sangrai warna hitamnya lebih pekat,” ucap Mak Tum yang juga menjual kopi sangrai dengan campuran beras.
Dikatakannya, ia menggunakan parutan kelapa yang masih segar dan memakai kayu bakar dalam proses sangrai sehingga aroma serta rasa gurih alami kopi tanpa bahan kimia bisa diperoleh. Di Kediri, kopi bukan sekedar wedang panas pujaan banyak orang, melainkan sebuah identitas tradisi dan budaya yang berkontribusi nyata terhadap laju roda perekonomian.
Selain itu, Kediri memiliki sejumlah potensi penghasil kopi dengan skala besar dan mampu menembus pasar internasional melalui ekspor Kopi Arabika Wilis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....