Libur Lebaran, Tahu Takwa Legendaris di Kediri Laris Manis

  • 26 Mar 2026 15:20 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Tahu Takwa
  • Pusat Oleh-oleh Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Pada musim libur lebaran 1447 H, penjualan Tahu Kuning (Takwa) legendaris sejak tahun 1912, Bah Kacung di Kota Kediri mencatat penjualan luar biasa. Jika pada hari biasa menjual 2.000-3.000 potong per hari, tetapi saat libur lebaran seperti sekarang naik menjadi 6.000 potong per hari.

Dengan kondisi itu, pemilik Pusat Oleh-oleh (POO) sekaligus Generasi Ketiga Bah Kacung Kota Kediri, Herman Budiono menyebutkan, momentum Idulfitri merupakan masa puncak penjualan bagi penjualan Tahu Takwa khas Kediri. "Pembeli yang datang berasal dari berbagai daerah, mulai dalam Kota/Kabupaten Kediri hingga Surabaya dan Jakarta," kata pemilik Pusat Oleh-oleh (POO) sekaligus Generasi Ketiga Bah Kacung Kota Kediri, Herman Budiono, saat ditemui di tokonya di Jalan Yos Sudarso Kota Kediri, Kamis, 26 Maret 2026.

Bahkan, dari catatan Herman, pernah ada satu konsumen yang membeli sampai 10-20 kemasan besek (isi 10 buah) sekaligus. Hal itu membuktikan bahwa bisnis oleh-oleh khas Kediri masih menjanjikan saat ini.

Padahal jika melihat di kiri dan kanan gerai milik Herman Budiono, sejumlah pengunjung juga dapat menemui tempat usaha serupa dengan berbagai pilihan merek berbeda. "Untuk mengatasi ketatnya persaingan, kami tidak pernah mengurangi atau menambah resep Tahu Kuning warisan keluarga ini. Sejak berdiri tahun 1912 sampai sekarang, kualitasnya tetap sehingga rasanya pun sama," katanya.

Dengan komitmen ini, pria murah senyum ini mengaku, bisa mengolah bahan baku tahu yakni kedelai sampai 100 kilogram dalam satu hari. Bahkan pada puncak ramai pengunjung saat ini maka jumlahnya dapat lebih banyak.

Terlebih, masyarakat bisa mendatangi gerai miliknya sejak pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB. Namun, khusus momentum Lebaran jam buka ditambah sampai pukul 22.00 WIB.

Asyifa, salah satu pembeli di Pusat Oleh-oleh Bah Kacung Kota Kediri mengaku, sudah sering mendatangi lokasi tersebut untuk berburu oleh-oleh khas Kediri. Seperti Tahu Takwa dan Getuk Pisang.

"Setiap Lebaran, saya selalu ke sini untuk membeli Tahu Takwa dan Getuk Pisang. Sebab, kedua produk ini adalah oleh-oleh khas Kediri, jadi sekaligus memperkenalkan ke kerabat yang datang dari Yogyakarta," kata Asyifa.

Apalagi, ucap Asyifa, harga Tahu Takwa yang dipatok sangat terjangkau serta cenderung stabil daripada produk lain di pasaran. Misalnya, harga Tahu Takwa jenis premium di Bah Kacung Rp5.000 per buah, sedangkan jenis ekonomis dijual Rp3.500 per buah.

Lalu, harga stik Tahu mencapai Rp17.500 per kemasan. Lebih lanjut, puncak kunjungan di Pusat Oleh-oleh ini akan terus berlangsung hingga satu pekan setelah lebaran 1447 H.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....