Kunyit Asem dan Beras Kencur Masih Menjadi Primadona

  • 08 Sep 2025 20:25 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Jamu tradisional dengan bahan baku sejumlah bumbu dan rempah hingga saat ini masih menjadi minuman primadona, tanpa terkecuali bagi warga yang tinggal di Kota Kediri Jawa Timur. Sebagai bagian dari racikan empon-empon menurut istilah Jawa, kunyit asem dan beras kencur menjadi jenis jamu yang paling banyak diminati oleh masyarakat.

Menurut Mamik fitriyana (53), pedagang jamu tradisional, yang setiap hari mangkal di Kawasan Kilisuci, Kota Kediri, dulu ketika Pandemi Covid-19, permintaan jamu racikannya sempat mengalami peningkatan. “Sekarang sudah normal lagi. Meski tidak seramai ketika corona, setidaknya masih ada pelanggan yang beli jamu di tempat saya,” kata Mamik, Senin (8/9/2025).

“Yang lebih dulu habis jamu kunyit asem dan beras kencur. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak sekolah juga kadang ada yang beli. Rata-rata untuk menyegarkan tubuh terutama ketika cuaca panas. Sebagian lagi minum jamu supaya sehat dan bugar,” ujar Mamik kepada RRI Kediri, Senin sore.

Selain menjual beraneka varian jamu tradisional menggunakan sepeda kayuh, Mamik juga menyediakan berbagai macam makanan ringan seperti kerupuk, keripik, dan aneka kacang-kacangan. Sebagian besar pelanggannya adalah karyawan kantor yang sedang beristirahat untuk makan siang.

Sebagai informasi, kunyit asem memiliki banyak manfaat seperti menurunkan berat badan, meningkatkan sistem imun tubuh, dan mengurangi gangguan peradangan yang diakibatkan oleh penyakit kronis. Sementara itu, jamu beras kencur dipercaya mampu meningkatkan nafsu makan, meredakan pusing atau migrain, serta mendetoksifikasi tubuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....