Lezatnya Garang Asem, Mutiara Terpendam Dari Jawa Tengah
- 03 Feb 2025 10:42 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Beraneka rupa masakan nusantara tempo dulu yang kehadirannya tak lekang oleh waktu hingga kini, bahkan manakala gelombang kuliner modern terus bermunculan. Menurut Muhammad Reyhan Florean, M.Pd., Chef ternama asal Tulungagung, Jawa Timur, garang asem merupakan kuliner asli Jawa Tengah yang layak disebut mutiara terpendam sehingga harus terus digali potensinya.
“Mengolah dan memasak bumbu dan rempah untuk garang asem bukan hanya soal harmoni antara rasa asem, gurih, dan pedas, melainkan sama halnya dengan menapaki jejak sejarah yang penuh dengan nilai kearifan lokal, “ kata Reyhan, sapaan akrabnya, Senin (3/2/2025). Ia juga bercerita sejarah garang asem yang dulunya sering dijadikan bekal petani karena dianggap sebagai sumber energi untuk beraktivitas menggarap sawah sehari penuh.
Pria tiga puluh enam tahun peraih Certificate of Achievement Kategori Resep Chef Terbaik Cookpad 2020 ini turut mengulas garang asem secara filosofis. “ Bermacam-macam bahan dan bumbu untuk garang asem mengilustrasikan kekayaan dan keberagaman alam. Proses membuatnya yang dibungkus kemudian dikukus merefleksikan segala sesuatunya harus dilakukan dengan sabar dan teliti, “ ujar Reyhan kepada RRI Kediri.
Lain halnya dengan Nia Roistika, M.Pd., (43), warga Ketanon, Tulungagung, Jawa Timur, ia antusias menceritakan pengalamannya memasak menu favorit suami dan kedua anaknya ini. “ Alhamdulillah karena sering, sekarang sudah bisa menyajikan olahan garang asem ayam dengan daging empuk, bumbunya meresap sempurna dengan kuahnya yang gurih dan enak, “ ucap Nia seraya mengakui bahwasanya garang asem sungguh kaya akan rasa.
Nia juga berharap kedepannya masakan legendaris garang asem akan memperoleh sentuhan inovasi modern dengan hadirnya bumbu racik instan yang praktis untuk digunakan. “ Kalau ada kemasan siap saji, tentu hal ini akan lebih memudahkan pecinta garang asem dimana saja untuk menjangkau dan menikmati menu khas Kudus dan Pekalongan ini, “ kata perempuan yang berprofesi sebagai akademisi ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....