Es Teler Masih Menjadi Primadona di Musim Hujan

  • 30 Jan 2025 13:30 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Siapa yang tidak mengenal es teler, minuman segar dengan aneka isian dan topping yang sudah sangat populer di Indonesia. Memasuki musim penghujan yang diprediksikan masih akan terus berlangsung hingga bulan Februari mendatang, es teler rupanya masih menjadi primadona masyarakat pecinta minuman dingin.

Ilham Nur Rahman (28), warga Kota Malang, yang berprofesi sebagai seorang karyawan swasta di Kota Kediri, mengaku bahwa es teler adalah minuman favoritnya sejak dulu. “ Mau musim panas atau musim hujan, es teler tetap jadi pilihan. Apalagi sekarang tidak perlu ke mall untuk bisa menikmatinya. Di pinggir jalan sudah banyak yang jual, “ kata Ilham, Kamis (30/1/2025).

Menurut pria yang baru satu tahun menetap di Kota Kediri ini, isian es teler yang banyak dan lengkap mulai dari potongan buah alpukat, nangka, kelapa muda, agar-agar, dan sagu mutiara, benar-benar mampu menggugah selera. “Belum lagi kalau sudah bercampur dengan sirup, santan, susu kental manis, dan tambahan setangkup es krim diatasnya, siapa yang bisa menolaknya?, “ ujar ilham kepada RRI Kediri seraya tertawa.

Harga es teler memang lebih mahal jika dibandingkan dengan minuman dingin serupa seperti es buah dan es campur. “Kalau di Kediri harganya variatif mulai dari Rp 15.000 sampai dengan Rp 18.000. Saya menilainya wajar karena harga membawa rupa dan rasa. Apalagi kalau minta nambah durian, harganya sudah pasti beda, “ ucapnya.

Sebagai informasi, nama es teler mulai dikenal sekitar tahun 1976, ketika penjual es campur di lingkungan Kampus Universitas Indonesia (UI), Samijem dan Tukiman, memperoleh ide nama dari seorang mahasiswa langganan mereka. Mahasiswa itu memberi tahu bahwa banyak pembeli yang kecanduan es campur UI sampai merasa teler, hingga akhirnya dipakailah nama ‘es teler’ yang ternyata populer sampai sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....